Olah raga

Jelang Laga Indonesia VS Taiwan, Garuda Nusantara Kantongi Kekuatan Taiwan

JAKARTA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-19, Indra Sjafri mengaku sudah bersiap untuk melakoni laga perdana babak penyisihan Grup A Piala AFC atau Piala Asia U-19 menghadapi China Taipe (Taiwan).

Mantan pelatih Bali United itu mengaku sudah mempelajari lawan yang akan dihadapinya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Kamis (18/10) sore ini. Meski demikian, Indra enggan membeberkan secara terperinci apa yang didapatnya soal Taiwan.

“Sudah tiga bulan lalu, kami memantau dari video-video, namun saya tidak ingin membicarakan secara terperinci, cukup menjadi konsumsi kami saja di dalam, yang pasti kami sudah pelajari mereka dari video-video itu,” ungkap Indra dalam jumpa wartawan di Stadion SUGBK, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10) kemarin.

“Kami tidak boleh (memberi tahu bagaimana kekuatan Taiwan). Masa apa yang kami dapat (tentang kekuatan Taiwan) kami harus umbar (umumkan),” sambung Indra.

Selain itu, pelatih kelahiran Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Februari 1963 itu juga mengaku sudah mengantongi lawan-lawannya lainnya yang berada di Grup A, yaitu Uni Emirat Arab dan Qatar.

“Uni Emirat Arab dan Qatar juga (sudah dipelajari kekuatannya). Dan kita sudah siapkan nanti di setiap pertandingannya,” tutur pelatih yang juga pernah menukangi Timnas U-19 periode Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan tersebut.

Meski demikian, pelatih berusia 55 tahun tersebut menegaskan timnya akan difokuskan terlebih dahulu untuk laga perdana menghadapi Taiwan.

“Yang pasti kita akan bermain dulu menghadapi Taiwan dalam pertandingan besok, setelah itu baru kita fokus menghadapi Qatar (Minggu 21 Oktober 2018) dan pertandingan selanjutnya melawan Uni Emirat Arab (Rabu 24 Oktober 2018),” tegasnya.

Lebih lanjut, mantan pemain sepak bola yang kemudian menjadi pelatih itu mengaku enggan menganggap remeh semua peserta kompetisi bergengsi sepak bola antar negara Asia usia 19 tahun itu khususnya di Grup A.

“Saya rasa semua pertandingan sangat penting, pertandingan pertama dan ketiga juga sangat penting, bahkan pertandingan ke empat (babak perempat final) tentunya sangat penting lagi,” tutur Indra.

Indra juga mengaku dirinya tidak ingin kondisi seperti tiga laga uji coba terakhir timnas U-19 menghadapi China, Arab Saudi dan Yordania terulang. Ya, seperti diketahui dalam tiga laga uji coba itu, Garuda Nusantara hanya satu kali meraih kemenangan atas Yordania dan sisanya berakhir dengan kekalahan.

Situasi uji coba itu membuat dirinya terus memperkuat pertahanan anak asuhnya serta mengantisipasi situasi bola mati agar tidak mendapatkan hasil negatif di laga perdana esok.

“Akhir-akhir ini kami terus memperbaiki kualitas pertahanan, selain mengantisipasi bola mati. Kami akan mengulang sesi ini dalam latihan. Karena itu (tiga laga uji coba) menjadi catatan khusus bagi kami,” tutur Indra.

Dalam pertandingan perdana menghadapi Taiwan itu, Indra juga menargetkan meraih kemenangan. Hal itu tak lepas dikatakannya, kondisi prima seluruh pemainnya menjelang laga tersebut.

Menurutnya, tiga poin dari pertandingan pertama sangat berarti karena akan membuka jalan mereka lolos dari Grup A dan memperbesar peluang ke semifinal yang menjadi syarat ke Piala U-20 Dunia tahun 2019 di Polandia.

“Kami ingin lolos ke empat besar dan membuat sepak bola Indonesia naik level. Kami semakin termotivasi karena kita menjadi tuan rumah dan akan bermain di hadapan ribuan suporter,” tukas Indra.

Sementara itu, pelatih Taiwan U-19, Vom Ca Nhum tak banyak bicara mengenai hal untuk pertandingannya menghadapi tuan rumah hari ini. Ia hanya terkesan dengan selebrasi Garuda Nusantara usai setiap kali mencetak gol ke gawang lawan. Meski demikian, ia tak memungkiri bahwa timnya telah menyaksikan pertandingan Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan.

Seperti diketahui, setiap kali para punggawa Garuda Nusantara mencetak gol, selalu melakukan selebrasi sujud syukur di lapangan. Hal itu dinilai, Vom Ca Nhum bukti kecintaan Timnas Indonesia U-19 terhadap Tanah Air-nya serta untuk mengucap rasa syukur atas kenikmatan yang telah diberikan oleh sang pencipta.

“Kami sudah menyaksikan seluruh pertandingan Indonesia. Saya melihat setiap mencetak gol, mereka (Timnas Indonesia U-19) selalu bersujud untuk menunjukkan betapa cintanya dengan negara ini,” tutur VOm Ca Nhum.

Oleh sebab itu, Vom Ca Nhum mengaku sudah tak sabar ingin berhadapan dengan Timnas Indonesia U-19 di laga perdana nanti. Ia mengaku, persiapan matang telah dilakukan timnya untuk mengikuti Piala AFC 2018 ini.

“Kami akan terus berjuang hingga menit akhir pertandingan,” tukasnya.

Dalam skuatnya, Taiwan akan diperkuat tiga pemain keturunan Eropa, yakni Karl Fredrik Hu Joseffson, Miguel Filip Sandberg dan William Rupert James Donkin. William saat ini bermain untuk tim muda Crystal Palace (Inggris). Sementara Hu Joseffson dan Filip Sandberg bermain di Liga Swedia.

Pertandingan Indonesia U-19 kontra Taiwan U-19 ini bakal berlangsung pada Kamis (18/10) mulai pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Sebelumnya, Grup A akan terlebih dahulu mempertandingkan Uni Emirat Arab kontra Qatar di hari yang sama mulai pukul 16.00 WIB juga di SUGBK. Kedua pertandingan ini menjadi pembuka Piala AFC U-19 2018 bergulir. (fin)

Facebook Comments