Metro Pekalongan

Turunkan Angka Kemiskinan, Pemkot Pekalongan Kembangkan Layanan Satu Pintu

Sosialisasi Angka Kemiskinan

DENGAR – Suasana pemberian materi kepada para peserta, mereka terlihat antusias mendengarkan penjelasan dari narasumber.
MALEKHA

KOTA PEKALONGAN – Dalam upaya menurunkan angka kemiskinan, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinsos P2KB terus melaksanakan berbagai program, salah satunya pelayanan sosial satu pintu. Program ini akan diresmikan oleh Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz SE, Jumat (19/10) besok.

Disampaikan Sekertaris DinsosP2KB Kota Pekalongan, Puji Winarti, usai mengisi kegiatan FGD dan sosialisasi P2MBG di Aula kantor kelurahan kandang panjang Selasa (16/10), layanan sosial satu pintu atau one stop service merupakan sistem layanan yang akan dikembangkan di Kota Pekalongan untuk membantu mengidentifikasi kebutuhan dan keluhan masyarakat miskin secepat mungkin.

“Pelayanan ini juga digunakan untuk melakukan rujukan dan menghubungkan warga miskin dengan program layanan yang dikelola pemerintah, sesuai kebutuhan yang diinginkan. Layanan ini merujuk pada singel data pemerintah Kota Pekalongan yang dipastikan bisa efektif penerapanya pada bulan November 2018 mendatang ” katanya.

Di tahun 2018, Pemkot akan melakukan trobosan melalui program layanan satu pintu kemiskinan yang diharapkan mampu menurunankanangka kemiskinan signifikan. Sesuai dengan visi misi walikota, target pada tahun 2019 mendatang kemiskinan di Kota Pekalongan harus turun diangka 6,00 persen. Saat ini angka kemiskinan Kota Pekalongan mencapai 7,47 persen.

Endang Warga Kelurahan Kandang Panjang, Pekalongan Utara Kota Pekalongan juga menyambut baik adanya program trobosan dari pemerintah tersebut.

“Kalau upaya melalui program penanganan kemiskinan satu pintu itu terwujud ya lebih baik, warga jadi tidak repot untuk mengakses bantuan sosial dan yang lainya,” pungkas Endang. (mal)

Facebook Comments