Nasional

Uji KIR, Panjang Rangka Truk Kelebihan Wajib Dipotong

Uji KIR, Panjang Rangka Truk Kelebihan Wajib Dipotong

DIPOTONG – Rangka truk yang panjangnya melebihi ketentuan ini dipotong.
truckmagz.com

Dinas Perhubungan mewajibkan pemotongan kerangka semua armada angkutan barang, umum dan kendaraan terbuka yang dinyatakan Over Dimensi dan Over Loading (ODOL). Tujuannya, untuk memastikan keamanan kendaraan yang menjalani uji KIR harus sesuai sasize dan memenuhi syarat mutlak laik jalan sebelum beroperasi.

Kepala Dishub Kota Tegal, Herviyanto Armada menjelaskan, pemotongan kerangka sasize dalam pelaksanaan pelayanan uji KIR harus dilakukan setelah pemeriksaan fisik secara ketat dan menyeluruh. Sebab, faktor keselamatan dan standarisasi kenyamanan armada angkut sangat ditentukan dari laik atau tidaknya kendaraan saat menjalani uji KIR. Bahkan, pemotongan kerangka bagi armada angkut yang dinilai ODOL juga harus dipotong terlebih dulu agar tidak menyalahi kapasitas muatan.

“Jika ditemukan dimensi kendaraan yang tidak sesuai spek, penerbitan uji KIR harus ditunda sampai ukuran armada sesuai ketentuan,” terangnya.

Menurut Hervi, kendaraan yang tergolong wajib uji KIR harus menjalani pemeriksaan fisik kelaikan jalan secara menyeluruh. Dengan begitu, uji KIR tidak hanya formalitas sekadar memenuhi persyaratan saja untuk kepentingan pemilik kendaraan mengoperasikan armadanya. Namun, dengan memperketat pemeriksaan kendaraan tersebut diharapkan bisa mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan tidak melalui uji KIR secara benar.

“Target pelayanan uji KIR, lebih difokuskan pada kelaikan dan standarisasi keamanan dan kenyamanan beroperasinya armada angkut,” ujarnya.

Herviyanto menambahkan, pembenahan pelayanan uji kir tersebut terus dilakukan untuk memperketat pemeriksaan kelaikan jalan. Khususnya, bagi kendaraan angkutan barang dan umum, serta kendaraan bak terbuka, juga untuk memaksimalkan penarikan retribusi dari kendaraan wajib kir tersebut. Bahkan, rencananya uji KIR akan terintegrasi dengan sistem online berupa Kartu Bukti Lulus Uji Berkala Elektronik (BLUE).

Fungsinya, dengan mengganti buku uji, stiker dan bandrol segel sebagai bukti kelaikan angkutan dengan kartu pintar, sertifikat, dan stiker hologram. Sehingga, dalam pengawasan di lapangan dan sistem manajemen bisa lebih dikendalikan terkait pelanggaran uji KIR kendaraan. (syf/ela)

Facebook Comments