Metro Pekalongan

Supaya Siap Setelah Lulus, Sebelum Diwisuda Diberi Pembekalan Dulu

Pembakalan Pusmanu

PEMBEKALAN – Sebanyak 57 mahasiswa Politeknik Pusmanu yang akan menjalani prosesi wisuda hari ini (Rabu 17/10) menjalani pembekalan bersama Ketua Kadin Kota Pekalongan, Kamis (16/10).
M. AINUL ATHO

KOTA PEKALONGAN – Sebanyak 57 mahasiswa Politeknik Pusmanu Pekalongan, menjalani prosesi wisuda hari ini (Rabu 17/10) di Hotel Santika. Mahasiswa yang menjalani prosesi wisuda ke XII kali ini, terdiri dari enam mahasiswa Prodi Teknik Batik, 35 mahasiswa Prodi Kesekretariatan dan Administrasi Kantor (KAK) dan 16 mahasiswa Prodi Akuntansi.

Sebelum menjalani prosesi wisuda, ke 57 mahasiswa terlebih dulu mendapatkan pembekalan dengan tema ‘Career Capital di Era Revolusi Industri 4.0’, Selasa (16/10) dengan mendatangkan narasumber Ketua Kadin Kota Pekalongan, Nanggolo Mulyawaniaji. Usai menjalani pembekalan, mereka juga menjalani gladi resik sebagai persiapan terakhir sebelum prosesi wisuda.

Dari 57 mahasiswa yang diwisuda, 10 mahasiswa mendapatkan predikat cumlaude atau dengan pujian yakni dari Prodi KAK. 47 mahasiswa lainnya, yakni enam mahasiswa dari Prodi Teknik Batik, 25 mahasiswa dari Prodi KAK dan 16 mahasiswa dari Prodi Akuntansi, mendapatkan predikat sangat memuaskan.

Selain itu, juga ditetapkan tiga wisudawan terbaik dari masing-masing prodi yakni Abdul Rozak dari Prodi Teknik Batik dengan IPK 3,23, kemudian Amalia Mahmudah dari Prodi KAK dengan IPK 3,77 dan Ahmad Ridwan dari Prodi Akuntansi dengan IPK 3,44.

Pembantu Direktur Bidang Akademik, Bayu Wirawan DS, menjelaskan sebelum menjalani prosesi wisuda mahasiswa memang dibekali beberapa persiapan untuk masuk ke dunia kerja maupun dunia usaha. Namun dikatakannya, sebagian besar mahasiswa Politeknik Pusmanu yang diwisuda tahun ini justru sudah bekerja. “Karena mereka masuk disini juga sudah bekerja. Sebagian mengambil kelas malam,” jelasnya.

Dari tiga prodi yang ada, lanjut Bayu, Prodi KAK paling banyak diminati karena menjadi satu-satunya prodi atau jurusan di Kota Pekalongan. “Prodi Kesekretariatan dan Administrasi Kantor di Pusmanu merupakan satu-satunya di Kota Pekalongan. Sehingga paling banyak peminatnya. Baik dilihat dari jumlah wisudawan maupun dari jumlah mahasiswa yang masih aktif,” tambah Bayu.

Selain itu, perguruan tinggi yang kini dipimpin oleh Moh Haris tersebut juga berkomitmen mengembangkan Prodi Teknik Batik yang sempat menjadi identitas Pusmanu. Salah satu program yang akan direalisasikan yakni memberikan beasiswa khusus bagi mahasiswa difabel untuk kuliah di Pusmanu pada Prodi Batik. “Itu menjadi salah satu target kami untuk direalisasikan kedepan. Prosesnya sudah kami mulai tahun ini semoga bisa diwujudkan,” katanya. (nul)

Facebook Comments