Radar Kendal

Pemkab Kendal Siapkan Rp5,8 Milyar untuk Revitalisasi Pasar

Pemkab Siapkan Rp5,8 Milyar untuk Revitalisasi Pasar

KUMUH – Meski lokasinya dekat dengan pusat pemerintahan daerah, kondisi lingkungan Pasar kendal terbilang kumuh dan semrawut.
AKHMAD TAUFIK

KENDAL – Kondisi sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kendal dinilai belum representatif. Tak terkecuali Pasar Kendal yang notabene berdekatan dengan pusat pemerintahan, kondisinya juga dianggap kumuh dan lumayan semrawut. Tetapi beruntung, tahun ini Pemkab mendapatkan kucuran dana dari pusat hingga Rp 5,8 miliar untuk revitalisasi pasar yang dibangun sejak 1985 silam itu.

 

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal, Sukron Samsul Hadi mengatakan, sebelum akhir tahun ini sekitar dua minggu dari sekarang akan dilaksanakan proses revitalisasi pasar. Namun tahap awal akan dilakukan proses lelang terlebih dahulu. Nilai pagu anggarannya sebesar Rp 5,8 miliar, sehingga setelah proses lelang kemungkinan akan menyusut.

 

“Anggaran revitalisasi tersebut merupakan anggaran TP (Tugas Perbantuan -red) dari pusat. Rencananya bagian tengah pasar yang akan direvitalisasi berupa pembuatan kios dan los. Sehingga kami dalam hal ini tidak terlibat dalam proyek karena semua ditangani pusat,” ungkapnya kepada Radar Pekalongan, Senin (14/10).

 

Sukron menjelaskan, ada 65 kios pedagang lama dari jumlah keseluruhan, yakni 200. Sedangkan sisanya akan dibuat los. Dia mengakui, selama ini proses proses pemeliharaan pasar terkendala minimnya anggaran, sehingga hasilnya tidak bisa optimal.

 

“Selama ini hanya perbaikan skala kecil yang dapat kami lakukan, karena anggarannya sedikit. Padahal, banyak yang harus diperbaiki. Sedangkan kebanyakan pasar di Kendal usianya sudah tua, sehingga perlu banyak diperbaiki. Selain itu anggaran Rp 5,8 M merupakan dana yang sangat kecil untuk pembangunan sebuah pasar karena seperti Pasar Kaliwungu saja jika dibangun kembali secara keseluruhan anggarannya Rp 50 M,” imbuhnya.

 

Selain itu, perilaku pedagang yang sulit diatur juga ikut andil dalam kesemprawutan pasar. Jika ditertibkan, maka seketika akan tertib. Tetapi begitu petugas pergi, pedagang kembali ke lokasi semula. “Dengan revitalisasi ini, harapannya kondisi lingkungan Pasar Kendal akan lebih baik, sehingga baik pedagang maupun pembeli merasa nyaman,” pungkas Sukron.

(fik)

Penulis: Akhmad Taufik | Radar Pekalongan
Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments