Radar Kajen

Pedagang Tewas Tergilas Slinder. Kondisinya Memprihatinkan

Tewas Terlindas Slinder

TEWAS – Seorang pedagang tewas seketika saat hendak pulang namun terlindas alat berat di depan Pasar Wonopringgo, Jumat (12/10).
TRIYONO

WONOPRINGGO – Seorang pedagang, Imaroh (50), warga Dukuh Blumbang Desa Jetak Lengkong, Kecamatan Wonopringgo, Jumat (12/10) pagi, tewas seketika terlindas alat berat (Setum) saat menyeberang di Jalan Raya depan Pasar Wonopringgo.

Informasi dihimpun, kecelakaan terjadi di depan Pasar Wonopringgo sekira pukul 10.00 wib. Saat itu, korban yang merupakan pedagang sayura usai belanja untuk membeli barang daganganya. Setelah membeli semua barang dagangan, ia menata barang dagangannya di ranjang belakang sepeda ontel. Ia selanjutnya bergegas pulang.

Saat menyeberang, kondisi jalan dalam perbaikan. Terdapat hilir mudik sejumlah alat berat yang digunakan untuk mengaspal jalan. Korban dengan menaiki sepeda ontelnya melaju pelan ke arah utara.

Namun naas, saat bersamaan dari arah selatan ke utara, melaju alat berat setum yang digunakan untuk pengaspalan jalan dikendarai oleh Parnoto (48) warga Desa Kedawung, Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Diduga karena sang pengemudi Setum lalai kurang memperhatikan bagian depan jalan, akhirnya menyerempet sepeda korban. Saat itu, korban terjatuh tepat di depan ban alat berat, hingga akhirnya sebagian badan korban terlindas hingga tewas seketika. Pengemudi Setum yang diduga lalai tidak sempat menginjak rem.

Atas kejadian itu, sejumlah barang dagangan korban berserakan dan warga yang melihat kejadian itu berusaha untuk memberikan pertolongan. Namun korban sudah meninggal di lokasi. Akhirnya warga menghubungi aparat kepolisian. Sedangkan warga menutupi jenazah korban dengan kardus bekas.

Anggota Polsek Wonopringgo dan anggota Satlantas Polres Pekalongan yang mendapat informasi langsung melakukan evakuasi. Tak hanya itu, anggota juga memintai sejumlah keterangan saksi dan mengamankan barang bukti.

Saat proses evakuasi, tak sedikit warga berusaha untuk melihat secara langsung, bahkan warga juga banyal yang mengambil video dan foto usai kejadian.

“Saya kira ada apa rame rame, dan setelah saya berhenti ternyata ada perempuan tertabrak alat berat,” terang Aji saat dilokasi kejadian.

Kapolsek Wonopringgo, AKP Aries Trihartanto, menyatakan bahwa kecelakaan melibatkan pengayuh ontel dengan alat berat terjadi di depan Pasar Wonopringgo. Semula korban menaiki sepeda onthel hendak menyebrang jalan namun tidak melihat ada alat berat dari sebelah kanan. Kemudian pengemudi alat berat juga tidak melihat ada pengendara sepeda yang hendak menyeberang.

“Diduga pengemudi alat berat tidak sempat mengerem kendaraannya dan akhirnya menabrak korban dan korban meninggal di tempat,” terangnya.

Atas kejadian itu anggota Polsek dan Satlantas Polres Pekalongan yang tiba dilokasi langsung melakukan olah TKP dan memintai sejumlah keterangan saksi.

“Kasus ini ditangani Lakalantas Polres Pekalongan,” lanjutnya.

Terpisah Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Boby Anugerah Rahman membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Sementara kasus tersebut kini masih ditangani Lakalantas. (yon)

Facebook Comments