Radar Kendal

Hambat Lalu Lintas, Warga Minta Pembangunan Selokan Dipercepat

Pembangunan Selokan

SELOKAN – Proses pembuatan selokan di Pasar Kendal menggunakan alat berat yang membuat lalu lintas di pasar tersbeut tersendat.
AKHMAD TAUFIK

KENDAL – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal saat ini tengah melaksanakan pembangunan saluran drainse di lingkungan Pasar Kendal. Pembuatan saluran itu untuk mengatasi permasalahan genangan air atau bahkan banjir yang lazim terjadi saat musim hujan.

Saat ini bahkan telah dibuat gorong-gorong dari arah pasar menuju arah sawah yang tepat berada di sebelah utara Pasar Kendal. Karena aktivitas pembangunan juga melibatkan alat berat, maka lalu lintas keluar masuk pasar pun menjadi terganggu.

Seperti yang dikeluhkan salah satu pedagang di Pasar Kendal, Sujari. Dia sebenarnya mengaku sangat senang dengan adanya pembuatan selokan tersebut. Hanya saja, aktivitas konstruksi tersebut membuat arus lalu lintas sekitar pasar menjadi sangat padat. Bahkan dirinya sampai harus menempuh jarak yang jauh untuk mengangkut barang dagangan dari para supliyer lantaran mobil tidak dapat masuk area parkir.

“Sering macet saat jam sibuk di Pasar Kendal, karena ada proses pengerjaan selokan. Bahkan para supliyer barang tidak dapat masuk karena terhalang material dan galian selokan,” katanya.

Ia pun berharap agar proses pembuatan selokan tersebut cepat selesai agar tidak terus menggangu proses jual beli di pasar. Apalagi, musim hujan juga kian dekat. Selain itu, proses pavingisasi dalam pasar diharapkan bisa dipercepat, karena cukup menggangu aktifitas pembeli dan pedagang.

“Mudah-mudahan cepat selesai, agar tidak mengganggu proses jual beli di pasar. Meskipun pada dasarnya pembuatan selokan tersebut untuk kepentingan bersama,” ujar Sujari.

Sementara itu, pengguna jalan setempat, Rudianto, pun menyampaikan keresahannya dengan aktivitas pembuatan selokan, lantaran membuat kemacetan di pasar Kendal sebelah utara. Menurutnya, pengerjaan harus dipercepat supaya lalu lintas menjadi lancar meskipun ada alternatif jalan lain.

“Mau bagaimana lagi, jalan tersebut lebih banyak dipilih pengendara dibanding jalan lain, harapannya dipercepat prosesnya,” tegasnya. (fik)

Facebook Comments