Radar Batang

Gadget Bisa jadi Berkah atau Bencana

Kemistri

ARAHAN – Bupati Wihaji memberikan arahan kepada ratusan siswa saat upacara pembukaan KEMISTRI ) PC IPPNU se Kabupaten Batang di Lapangan Pretek, Pecalungan, kemarin.
M DHIA THUFAIL

Santri Diminta Pelopori Penggunaan dengan Bijak

Menyandang status dan predikat santri ternyata ternyata bisa jadi beban berat. Sebab, mereka tidak hanya berperan untuk dirinya, melainkan juga dituntut menjadi tauladan dan pelopor kebaikan bagi lingkungannya. Tak terkecuali dalam hal penggunaan gadget, mereka diharapkan mampu mencontohkan pemanfaatan teknologi informasi itu secara bijak.

Demikian pesan Bupati Batang, Wihaji, saat membuka Kemah Siswa Santri ( KEMISTRI ) PC IPPNU se Kabupaten Batang yang berlangsung di lapangan Desa Pretek, Kecamatan Pecalungan, Jumat (12/10). Dia mengatakan, teknologi informasi memiliki dua wajah, satu sisi bisa menjadi media komunikasi dan penebar kebaikan, tetapi bisa juga berubah bencana jika disalahgunakan.

” Hari ini tantanganya berbeda dengan zaman dulu. Kemajuam teknologi sekarang ini dapat mempemgaruhi cara berpikir kita,” ungkapnya di depan ratusan santri.

Oleh karena itu, dia meminta para santri menggunakan teknologi handphone untuk sesuai dengan pemanfaatanya. Jangan sampai menyebarkan berita bohong atau hoax. “Gunakan HP dengan bijak, jangan juga menyebar ujaran kebencian,” tandas Wihaji

Ia pun berharap kemah santri bisa menjadi momentum untuk mwnyebarkan pesan dan meninggalkan kesan sebagai santri yang memiliki integritas, generasi masa depan yang konsisten dan memiliki komitmen cinta tanah air. “Lawan kita sekarang Narkoba, perusak masa depan yang menjadi musuh dan model penjajahan baru bangsa kita,” jelasnya

Ketua panitia KEMISTRI , Mohammad Adnan mengatakan, kemah akan berlangsung selama tiga hari, dimulai tanggal 12 sampai 14 Oktober 2018. Adapun kegiatan itu diikuti pelajar madrasah, baik MTs maupun MA Se Kabupaten Batang.

“Hampir 350 pelajar MTs dan MA Ikuti kemah santri. Mereka siap mengikuti kegiatan sosial kemasyarakat dan keagamaan,” ujarnya. (fel)

Facebook Comments