Radar Batang

Ajak Pelajar Promosikan Wisata

Ajak Pelajar Promosikan Wisata

MENGAJAR – Bupati Batang, Wihaji mengajak siswa untuk memanfaatkan media sosial yang bijak. Salah satunya dengan ikut mempromosikan pariwisata Batang.
NOVIA ROCHMAWATI

BATANG – Sosial Media sekarang ini sudah menjadi gaya hidup, khususnya bagi kaum milenial. Oleh karenanya perlu adanya edukasi tentang penggunaan sosial media secara bijak. Salah satunya dengan memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif.

Oleh karenanya, Bupati Batang Wihaji mengajak pelajar untuk bijak bersosial media. Salah satunya dengan memanfaatkan sosial media untuk ikut mempromosikan wisata Batang dalam rangka Visit Batang 2022. Hal ini disampaikan Wihaji saat menyambangi SMPN 1 Tersono dalam kegiatan Bupati Mengajar, Kamis (11/10).

“Siapa yang punya sosmed? Ayo sekarang bijak bersosmed. Gunakan sosmed untuk kegiatan yang positif. Salah satunya dengan mempromosikan wisata Batang. Upload foto atau video tentang wisata Batang. Bisa juga dengan foto atau kegiatan sekolah kalian. Harapannya sosmed bisa jadi wadah untuk saling berbagi inspirasi,” ajak Wihaji.

Tak hanya bijak menggunakan sosmed untuk kegiatan positif, Wihaji juga mengajak pelajar untuk bijak mengatur waktu bermain sosmed. Terlebih pemerintah Batang telah menerapkan Gerakan Matikan TV dan Smartphone pada pukul 18.00-20.00 WIB. Diharapkan masyarakat bisa menggantikan waktu tersebut dengan kegiatan positif. Seperti dengan belajar, mengaji atau berkumpul dan berinteraksi dengan keluarga.

“Sekarang saya mau tanya, lebih lama mana kalian ngobrol sama Bapak Ibu daripada ngobrol sama smartphone. Nah jangan sampai dengan adanya smarphone ini merusak kualitas hubungan dengan orang-orang di sekitar, Dan jangan lupa kita juga sudah punya program Gerakan Matikan TV dan Smartphone pada pukul 18.00-20.00 WIB. Jadi manfaatkan waktu tersebut untuk belajar, mengaji atau berinteraksi dengan keluarga,” imbuh Wihaji.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Tersono, Sugiyono SPd menerangkan, pihaknya juga sudah mensosialisasikan perihal gerakan ini. Pihaknya juga berusaha untuk berkoordinasi dengan keluarga siswa agar gerakan ini bisa dijalankan bersama.

“Sudah kami sosialisasikan terus, salah satunya setiap upacara bendera. Namun memang karena beda karakter dan sikap mungkin belum semua bisa seperti itu. Namun kami selalu memantau dan mengingatkan. Karena hal tersebut sangat penting untuk pendidikan karakter siswa,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments