Radar Kendal

Jembatan Kali Bodri Perlu Diawasi Bersama

Jambatan Kali Bodri Perlu Diawasi Bersama

SAKSIKAN – Bupati Kendal Mirna Annisa menyaksikan pemancangan pertama pembangunan Jembatan Gantung Kali Bodri berada di Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, yang digarap PT Wasis Karya Nugraha.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Pemancangan pertama pembangunan Jembatan Gantung Kali Bodri di Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, yang digarap PT Wasis Karya Nugraha disaksikan langsung oleh Bupati Kendal, Mirna Annisa, Kamis (11/10). Jembatan itu merupakan penghubung antara Desa Korowelang Kulon, Kecamatan Cepiring dengan Desa Wonosari, Kecamatan Patebon.

Tampak ikut menyaksikan bersama Bupati adalah Sekda Kendal Moh Toha, Staf Ahli Bupati Astuti Watiningrum, dan beberapa kepala OPD terkait. Mirna mengatakan, pembangunan Jembatan Gantung Kali Bodri sesuai dengan keinginan masyarakat. Dia berharap, nantinya infrastruktur itu dapat bermanfaat sebagai akses jalur transportasi dan meningkatkan perekonomian warga.

“Warga tidak lagi harus muter jauh. Sesuai target, akhir tahun jembatan ini sudah jadi dan bisa digunakan,” katanya.

Karena itu, Mirna meminta pembangunan Jembatan Gantung Kali Bodri harus diawasi bersama-sama. Jika ada keterlambatan satu jam dalam melakukan pembangunan jembatan, masyarakat harus protes. Tetapi Mirna optimis bahwa pihak ketiga sudah berpengalaman menggarap jembatan.

“Saya titip, kalau sudah jadi dipelihara. Syukur-syukur nanti juga ada bersih-brsih sungai yang diakomodir camat agar sungai tidak penuh sampah dan sendimientasi. Untuk nama jembatan ini silahkan bisa dimusyawarahkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Sugiyono mengatakan, Jembatan Gantung Kali Bodri akan dibangun dengan empat tiang utama, yakni dua di sisi timur dan dua di sisi barat. Jembatan akan dibangun dengan panjang 150 meter dan lebar 1,8 meter. Adapun lebar sungai 120 meter. “Selain jembatan gantung di sini, jembatan lain yang juga bakal dibangun di Desa Rejosari. Jembatan tersebut melintasi Sungai Blorong. Dua pembangunan jembatan gantung itu digelontor sebesar Rp 10 miliar dari Dana ALokasi Khusus (DAK) pemerntah pusat,” katanya. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments