Radar Batang

Berbahan Alami, Produk Kerajinan Sendang Punya Nilai Lebih

Produk Kerajinan Sendang

DIALOG – Bupati Wihaji menyempatkan diri bercengkrama saat menyambangi pengrajin anyaman bambu di Desa Sendang, Tersono, Kamis (11/10).
NOVIA ROCHMAWATI

TERSONO – Kerajinan anyaman bambu menjadi salah satu produk ekonomi kreatif unggulan Desa Sendang, Tersono. Dalam kunjungan Ngudo Roso ke Desa Sendang Kamis (11/10) kemarin, Bupati Batang, Wihaji berkesempatan menengok UMK yang menopang perekonomian masyarakat sekitar tersebut.

Ada sekitar puluhan pengrajin anyaman bambu yang ada di Desa Sendang. Para pegrajin lebih bersifat perorangan dan nantinya hasil kerajinan mereka dipasarkan langsung ke beberapa pasar di sekitar Tersono, seperti Pasar Limpung dan Pasar Bawang.

Salah satu jenis kerajinan yang dibuat adalah bakul. Produk itu dibuat menjadi bermacam-macam ukuran. Bakul dapat dimanfaatkan sebagai tempat nasi, sayur ataupun wadah lainnya. Bakul-bakul itu dibanderol mulai harga Rp 25-50 ribu. Untuk bahan baku bambu sendiri masyarakat mendapatkannya di daerah Tersono dan sekitarnya.

Wihaji turut mengapresiasi semangat masyarakat mengembangkan ekonomi kreatif . Terlebih, bahan yang digunakan masih tradisional dan alami. Justru dengan konsep seperti itu menurutnya bisa merambah ke pasar produk ramah lingkungan dan tentunya menjadi daya tarik sendiri bagi konsumen.

“Saya sangat berterima kasih, masyarakat masih mau melestarikan usaha seperti ini. Karena ini sangat tradisional dan menurut saya justru punya nilai lebih, karena aspek ramah lingkungan itu. Saya rasa ini juga bisa punya prospek. Dan saya harap ada regenerasi pengrajinnya ke depan,” ujar ayah dari tiga anak itu.

Salah satu pengrajin, Aryani berharap ke depan usaha kecil tersebut bisa lebih berkembang ke luar Batang. Pihaknya juga berterima kasih kepada Pemkab lantaran telah memberikan stimulan bantuan modal ke beberapa pengrajin.
“Harapan kami semoga usaha ini lebih maju dan berkembang. Sehingga makin menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” harapnya. (nov)

Facebook Comments