Metro Pekalongan

Raperda Keluarga Sakinah Diubah menjadi Raperda Ketahanan Keluarga

Raperda Keluarga Sakinah Diubah menjadi Raperda Ketahanan Keluarga

RAPAT PARIPURNA – DPRD Kota Pekalongan menggelar rapat paripurna, Rabu (10/10) dengan dua agenda yakni penetapan perubahan kedua atas Prolegda tahun 2018 dan penjelasan Walikota tentang tiga Raperda masa sidang kwartal III.
DOK SETWAN

*Banleg DPRD Ubah Dua Raperda

KOTA PEKALONGAN – Badan Legislasi Daerah DPRD Kota Pekalongan, kembali melakukan perubahan atas Program Legislasi Daerah (Prolegda) Kota Pekalongan tahun 2018. Perubahan kali ini, merupakan yang kedua dengan melakukan pergantian terhadap satu Raperda dan mengubah judul satu Raperda.

Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Pekalongan dengan agenda disampaikan dalam rapat paripurna DPRD yang digelar Rabu (10/10) di ruang sidang DPRD. Dalam penjelasan yang disampaikan Ketua Banleg DPRD Kota Pekalongan, Mofid, dikatakan bahwa satu Raperda yang diganti yakni Raperda usulan DPRD tentang Perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) diganti Raperda tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik.

Sedangkan Raperda yang diubah judulnya yakni Raperda tentang Keluarga Sakinah diubah menjadi Raperda tentang Ketahanan Keluarga. “Menetapkan perubahan atas dua Raperda yaitu mengganti Raperda tentang Perlindungan HAKI menjadi Raperda tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik dan mengganti judul Raperda tentang Keluarga Sakinah menjadi Raperda tentang Ketahanan Keluarga,” tutur Mofid.

Dalam penetapan awal Prolegda tahun 2018, terdapat 21 Raperda yang diusulkan untuk dibahas selama tahun 2018. Kemudian dalam perubahan pertama Juli lalu, Banleg menambah tiga Raperda dan mengganti satu Raperda sehingga total terdapat 24 Raperda yang terdiri dari 11 Raperda usulan DPRD Kota Pekalongan dan 13 Raperda usulan Walikota Pekalongan.

Ketua DPRD Kota Pekalongan, Balgis Diab, yang ditemui usai rapat paripurna menjelaskan bahwa perubahan Prolegda disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang dinamis.

“Perubahan Prolegda dilakukan karena kami dari DPRD berupaya untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat yang memang sifatnya dinamis,” kata Balgis. Dia berharap, adanya perubahan Prolegda dapat berpengaruh besar terhadap pembangunan masyarakat dan turut meningkatkan kesejahteraan Kota Pekalongan.

Usai rapat paripurna dengan agenda penetapan perubahan Prolegda tahun 2018, rapat paripurna dilanjutkan dengan agenda penjelasan Walikota tentang tiga Raperda usulan Walikota dalam masa sidang kwartal III. (nul)

Penulis: M Ainul Atho | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments