Radar Kendal

Saatnya Kades Bisa Ngemong, Ngayomi dan Ngayemi Warganya

Saatnya Kades Bisa Ngemong, Ngayomi dan Ngayemi Warganya

MELANTIK – Bupati Mirna Annis melantik lima Kepala Desa (Kades) terpilih dalam Pilkades Serentak yang digelar Agustus 2018.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Sebanyak lima Kepala Desa (Kades) terpilih dalam Pilkades Serentak yang digelar Agustus 2018, dilantik di Pendopo Pemkab, Rabu (10/10). Pelantikan dilakukan langsung Bupati Kendal Mirna Annisa.

Kelima Kades terpilih yang dilantik itu adalah Andi Hermanto Kades Tlogopayung, Kecamatan Plantungan, Ari Rimbawanto Kades Sidokumpul, Kecamatan Patean, Muchamad Facrurozi Kades Kebongembong, Kecamatan Pageruyung, Riyono Kades Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, dan Bambang Sukaryono Kades Sidomakmur, Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Bupati Mirna mengatakan, pelantikan itu merupakan hari bersejarah dan monumental, karena masyarakat di lima desa memiliki kepala desa yang baru sebagai kekuatan baru dalam membangun Kabupaten Kendal. Ia berharap, lima kades yang baru dilantik agar segera melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban sebagai pemimpin desa dengan baik, jujur, dan adil.

“Ugemi, pelajari, pahami, dan laksanakan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, bekerjalah dengan benar, jujur, dan ikhlas,” katanya.

Lebih lanjut Mirna mengatakan, sebagai orang yang dipercaya memimpin desa, harus bersikap adil dan tidak pilih kasih, serta harus bisa ngemong, ngayomi, dan ngayemi semua warganya, sekaligus berupaya mewujudkan tatanan kehidupan yang kondusif, dinamis, dan kreatif. “Serta sebagai orang yang dituakan di desa harus bisa menjadi teladan dalam bersikap, bertindak, dan bertingkah laku,” tandasnya.

Menurut Mirna, kegiatan pelantikan bagi kepala desa hakikatnya merupakan puncak dari rangkaian tahapan pelaksanaan Pilkades serentak. Namun demikian bukan akhir, melainkan justru awal bagi kades terpilih untuk enam tahun ke depan mengabdikan diri, mencurahkan waktu, tenaga serta pikirannya bagi kemajuan desanya.

Dengan terpilihnya kepala desa, kata Mirna, hal itu mencerminkan besarnya harapan masyarakat akan adanya perubahan ke arah yang lebih baik. “Saya menghimbau dalam menjalankan kepemimpinan, jadilah Kades yang lebih visioner, kreatif, dan inovatif. untuk mewujudkan harapan masyarakat dan menjalin kerjasama yang baik dengan lembaga-lembaga di desanya,” tukasnya.

Mirna menambahkan, dalam pembangunan di desa, lebih diutamakan kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat, seperti infrastrutur, pendidikan, kesehatan, air bersih dan lainnya. Pemerintah daerah akan selalu membantu kemajuan desa, baik dalam bentuk bantuan dana maupun suport. Beberapa program telah dilakukan pemerintah daerah untuk memajukan desa, di antaranya melalui program dana bantuan desa serta program Alokasi Dana Desa (ADD) dari pusat.

“Pemanfaatan atau penggunaan dana desa harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Apa yang dikerjakan itu harus dibutuhkan masyarakat dalam pembangunan dan kesejahteraan,” terangnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Subaidi mengatakan, setelah pelantikan, pihaknya segera melakukan pembinaan kepada para kades yang baru. “Salah satu contoh, yakni pembinaannya program pembangunan desa, seperti perencanaan, pelaksanaan, dan laporan pertanggungjawaban pembangunan,” katanya. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments