Radar Batang

Calon Penerima Kusuka Diprediksi Bakal Membludak

Calon Penerima Kusuka Diprediksi Bakal Membludak

DITAMBATKAN – Sejumlah kapal nelayan ini ditambatkan di sepanjang alur sungai menuju pelabuhan Batang.
DOK

BATANG- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI telah mencanangkan program perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan sebagai wujud pelayanan dan peningkatan kesejahteraan. Jika sebelumnya program tersebut dilakukan dengan adanya Kartu Nelayan, maka tahun ini akan diupgrade menjadi Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA).

Kartu Kusuka diperuntukkan bagi nelayan kecil atau nelayan yang memiliki kapal di bawah 10 gross ton. Di Batang sendiri ada sekitar 1.900 nelayan terdaftar yang akan menerima manfaat ini.

“Untuk saat ini, ada sekitar 1.900 nelayan yang sudah masuk ke database. Namun memang sampai saat ini masih dalam tahapan verifikasi data. Karena kami harap kartu ini nantinya bisa diterima sesuai dengan sasaran manfaat,” terang Kepala Dinas Kelautan dan Peternakan (Dislutkannak) Kabupaten Batang, Sugiatmo, melalui Kasi Usaha dan Pengelolaan TPI Batang, Hermanto Ssi, saat diwawancarai, Rabu (10/10).

Data Dislutanak mencatat ada 11.500 nelayan dari pemilik kapal dengan para ABK dan pengusaha perikanan. Dari jumlah tersebut, ada 1.900 nelayan dengan kapal di bawah 6 gross ton yang menerima kartu nelayan yang tersebar di tujuh titik.

Kartu Kusuka akan menyasar perseorangan atau korporasi. Seperti nelayan terdiri atas nelayan kecil, nelayan tradisional, nelayan buruh, dan nelayan pemilik, pembudidaya ikan terdiri dari pembudi daya ikan kecil, penggarap lahan, dan pemilik lahan.

“Selain itu, petambak juga bisa menjadi penerima sasaran. seperti petambak garam terdiri atas petambak garam kecil, penggarap tambak garam, dan pemilik tambak garam, Pengolah Ikan, pemasar perikanan dan penyedia jasa pengiriman produk kelautan dan perikanan yang disesuikan dengan kondisi masing-masing wilayah,” jelas Hermanto.

Ia memprediksi, di Kabupaten Batang bakal ada penambahan sejumlah 1.000 lebih pelaku usaha perikanan seperti pengolah dan pembudidaya ikan yang akan bergabung ke Kusuka. Maka nantinya sekitar 3.000 sampai 3.500 nelayan dan pengusaha berkesempatan menerima program-program dari KKP tersebut.

“Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 39 tahun 2017 tentang KUSUKA, kartu nelayan saat ini masih bisa digunakan, namun untuk penerbitan baru sudah dihentikan, karena akan diganti dengan Kartu KUSUKA. Setelah kami data, secepatnya akan kami kirim ke KKP,” terangnya.

Keuntungan Kusuka bagi anggota adalah perlindungan asuransi kecelakaan kerja dan kematian, refresh kapal dan alat tangkap, sertifikasi hak atas tanah milik nelayan, serta akses permodalan.

“Selain itu, basis data juga untuk memudahkan perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan, pelayanan dan pembinaan Pelaku Usaha kelautan dan perikanan, sarana untuk pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program kementerian,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments