Radar Kajen

Habis Magrib, TV dan HP Dimatikan dan Diganti Mengaji

Habis Magrib, TV dan HP Dimatikan dan Diganti Mengaji

DIAMANKAN – Ketiga komplotan pencuri kendaraan bermotor berhasil diringkus anggora Satreskrim Polres Pekalongan, Rabu (10/10).
TRIYONO

*Program Ayo Mengaji Bakal Dilaunching

KAJEN – Program Kota Santri Mengaji atau ayo mengaji bakal segera dilaunching Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi. Rencananya pada Hari Santri nanti akan diresmikian pertama kali di Desa Proto, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

“Ini adalah salah satu ikhtiar kita dalam mengantarkan Kabupaten Pekalongan menuju Kabupaten Pekalongna yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur ” ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, pada acara Khaul Maulana Habib Abu Bakar Bin Toha di Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, kemarin (10/10)

Karena menurut beberapa survey, di Indonesia pada umumnya saat ini, prosentase seseorang menonton TV lebih besar dari membaca Alquran. “Oleh karenanya atas masukan beberapa ulama saya untuk membuat program yang mengajak warga Kabupaten Pekalongan untuk mengaji agar masyarakat tidak terlena dengan hiburan,” terangnya.

Gerakan ayo mengaji ini adalah mengaji Alquran pada setiap selepas Maghrib hingga Isya.

“Semua warga masyarakat setelah maghrib akan mematikan tv, internet atau hp dan diganti dengan mengkaji dan mengaji Al quran,” terangnya.

Dengan gerakan mengaji bersama seluruh warga tersebut Insyaallah akan membawa keberkahan sehingga berbagai progam pemerintah dalam usaha mewujudkan masyrakat yang adil makmur dan sejahtera akan segera terwujud.

Sementara pada acara Khaul Maulana Habib Abu Bakar Bin Toha ini, mengingatkan kembali jasa jasa beliau dalam penyebaran agama islam di Kabupaten Pekalongan, bersama Ki Cempaluk soerang tokoh di Kabupaten Pekalongna dengan bersama sama mendirikan dan mendidik umat supados agar menjadi orang yang benar dan ber dan mencintai tanah air.

“Oleh karenanya kita sebagai penerus hendaknya kita menghormati beliu dengan melakukan ziaroh dan mengadakan kegiatan pengajian,” terangnya. (yan)

Penulis: Muhammad Hadiyan | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments