Metro Pekalongan

KB Jangka Pendek Jadi Primadona

Seminar KB Jangka Pendek

DENGAR – Peserta mengikuti jalannya acara seminar Sehari Peringatan Hari Kontrasepsi Dunia, Selasa (9/10), di Ruang Amarta Setda.
MALEKHA

KOTA PEKALONGAN – Alat kontrasepsi KB jangka pendek menjadi, alat KB yang digemari oleh masyarakat Kota Pekalongan. Dari 60% pengguna KB di KOta Pekalongan hampir 70% menggunakan KB jangka pendek.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana atau Dinsos P2KB, Gunindyo, dalam Seminar Sehari Peringatan Hari Kontrasepsi Dunia, Selasa (9/10), di Ruang Amarta Setda.

Menurutnya, jenis kontrasepsi yang saat ini paling banyak digunakan adalah kontrasepsi jangka pendek, seperti kondom, pil, implan dan IUD.

“Sebagian masyarakat masih engan mengunakan alat kontrasepsi jangka panjang, seperti Medis Operatif Wanita atau MOW dan Medis Operatif Pria atau MOP. Karena masih khawatir dengan efek samping dan menganggap pemasangannya kurang praktis,” ungkapnya.

Gunidyo menjelaskan, pengunaan alat kontrasepsi jangka panjang, padahal lebih menguntungkan sebab setelah dipasang, pengguna baru akan melakukan kontrol paling cepat tiga tahun kemudian.

Sementara itu, Wali Kota HM Saelany Machfudz, mengatakan untuk meningkatkan cakupan penggunaan kontrasepsi, Pemkot akan menggerakkan seluruh kader baik dari BKN maupun organisasi wanita, untuk mengajak masyarakat turut serta dalam program keluarga berencana.

“Masyarakat bisa berkonsultasi mengenai alat kontrasepsi dan pengunaanya, supaya jumlah penduduk Kota Pekalongan bisa lebih terkendali,” pungkasnya. (mal)

Facebook Comments