Radar Kendal

ASN dan Perangkat Desa Tak Boleh Foto Bareng Caleg Artis

Abdul Salam

Abdul Salam11

KENDAL – Baru-baru ini muncul kasus aparatur sipil negara (ASN) ASN dan perangkat desa yang ditegur Bawaslu terkait berfoto bersama dengan caleg, terutama caleg yang berasal dari kalangan artis. Di tahun politik seperti sekarang ini, fenomena itu dinilai rentan terjadi, apalagi menyangkut politisi berlatar selebriti.

Pesona ketokohan ataupun popularitas seorang politisi dinilai menjadi magnet bagi banyak orang, sehingga seorang ASN maupun aparatur desa harus ekstra hati-hati agar tak larut dalam kontestasi. Hal itulah yang menjadi atensi Abdul salam dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal.

Kata dia, tidak dipungkiri jika seorang bertemu idolanya tentu hal pertama yang dilakukan adalah meminta foto. Dengan perkembangan saat ini segala aktivitas dipublikasikan ke media sosial. Tetapi khusus bagi seorang ASN atau perangkat desa, perilaku tersebut menjadi terlarang karena melanggar aturan perundangan pemilu.

“Maka kuncinya adalah menahan diri. Seorang ASN atau aparatur desa harus bisa menahan diri meskipun yang dihadapi seorang artis. Sudah ada aturan jelas, bahwa ASN atau perangkat desa dilarang berfoto bersama caleg. Bahkan Bawaslu sudah menjelaskan akan ada sanksi pidananya,” ungkapnya.

Sebagai seorang ASN, Abdul Salam mengaku bisa memahami situasi yang ada. Namun demikian, harus bersikap bijak jangan sampai terjebak dalam lingkaran politik. Karena karir yang menjadi taruhan. Meskipun tidak ada maksud untuk ikut serta, namun lebih baik mengambil jalan aman untuk menghindari berfoto bersama caleg.

“Tahan diri, tidak harus berfoto. Ini sudah menjadi aturan yang harus di taati bersama. Aturan ini berlaku untuk semuanya, bahkan bupati juga taat dengan aturan tersebut,” paparnya.

Pihaknya berharap, ke depan tidak akan ada lagi ASN atau perangkat desa yang tersangkut masalah foto bersama caleg. Kasus yang terjadi di Kecamatan Ngampel karenanya layak menjadi pembelajaran bersama. (fik)

Facebook Comments