Radar Jateng

Mayat Perempuan Nyaris Membusuk Di Lereng Gunung Sindoro

Mayat Perempuan Nyaris Membusuk Di Lereng Gunung Sindoro

Tim Identifikasi Polres Wonosobo melakukan evakuasi terhadap mayat perempuan dilereng Gunung Sindoro Wonosobo tepatnya di dusun Sikatok desa Sigedang Kejajar Kabupaten Wonosobo kemarin
MAGELANG EKSPRES

WONOSOBO- Penemuan mayat perempuan tanpa identitas di lereng gunung sindoro gegerkan warga kemarin. Korban diduga telah meninggal lebih dari satu minggu. Kondisinya jasad nyaris membusuk.

Mayat ditemukan oleh warga Sikatok Desa Sigedang yang sedang melakukan kerja bhakti penanaman kayu di lokasi hutan pasca kebakaran gunung sindoro. Lokasi tersebut cukup jauh dari pemukiman. Tepatnya dipetak 18 lereng sindoro.

” saat kami sedang melakukan penanaman pohon di bekas hutan yang terbakar, di palung alur, kami melihat sesosok mayat perempuan,” ungkap Sutrisno, petani asal Dusun Sikatok Sigedang Kejajar kemarin.

Menurutnya, saat ditemukan kondisi mayat sudah hamper membusuk tapi dalam kondisi kering, bagian kepalanya menghitam. Temuan tersebut lalu disampaikan kepada teman-temannya, kemudian di dilaporkan kepada pihak pemerintahan desa sigedang.

” warga dusun kami tidak ada yang hilang, kades sigedang juga mengaku tidak ada laporan dari warganya yang kehilangan anggota keluarga, kemungkinan bukan warga desa kami,” katanya.

Sementara itu, Kabag Ops Kompol Sutomo mengemukakan bahwa stelah mendengar laporan penemuan mayat di lereng gunung sindoro, pihaknya kemudian langsung meluncur ke TKP. Mayat tersebut selanjutunya di evakuasi ke RSUD setjonegoro wonosobo.

” mayat perempuan tanpa identitas itu ditemukan warga di lereng jurang dengan kedalaman sekitar 3 meter,selanjutnya sudah dilakukan evakuasi ke RSUD Setjonegoro,” terangnya

Menurut saksi, yang menemukan pertama kali mayat tersebut yaitu Sutrisno warga dusun Sikatok sekitar pukul 09.00 WIB, ketika sedang melaksanakan kerja bakti penanaman pohon di bekas hutan yang terbakar di sekitar palung alur lembahan petak nomor 18 lereng sindoro kejajar Wonosobo.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh tim Identifikasi Polres Wonosobo ketika berada di tempat kejadian menemukan barang bukti berupa 1 buah kerudung warna abu-abu dan botol minuman merek Floridina yang berada disekitar tempat kejadian.

Sedangkan ciri-ciri mayat diantaranya berumur kurang lebih antara 25 tahun sampai 30 tahun, tinggi badan kurang lebih 145 cm, panjang rambut kurang lebih 14 cm, tidak menggenakan BH ataupun celana dalam, hanya mengenakan jaket jamper warna merah muda bertuliskan ” MAHESA Sport locar” yang ditalikan di pinggang, kaos lengan pendek warna hijau bertuliskan ” blue NOTE ” di dada, diperkirakan mayat tersebut sudah 1 minggu lebih.

” tempat dimana ditemukan mayat tersebut memang jauh dari pedesaan dan berada di lereng gunung Sindoro di sela sela bebatuan yang dalamnya kurang lebih 3 meter sehingga untuk pengevakuasi mayat tersebut agak sulit,” ucapnya.

Kondisi mayat tersebut sudah berwarna kehitaman karena gosong terkena terik matahari, sementara kasus ini masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian. Bagi warga masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya dengan ciri-ciri tersebut agar segera melaporkan ke Polres Wonosobo atau datang langsung ke RSUD Setjonegoro Wonosobo diberikan waktu selama 2X24 jam. (gus)

Facebook Comments