Radar Batang

Aktif di program PRB, Raih Penghargaan PMI

Aktif di program PRB, Raih Penghargaan PMI

PENGHARGAAN – Manager Senior CSR PT BPI, Bhayu Pamungkas menerima sertifikat penghargaan dari Bupati Batang, Wihaji, didampingi Wakil Bupati Batang, Suyono, Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga, dan jajaran Forkominda Batang lainnya.
M DHIA THUFAIL

BATANG – PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) mendapatkan penghargaan dari PMI Kabupaten Batang atas peran aktifnya dalam Program Pengurangan Resiko Bencana (PRB) di wilayah pesisir pantai Utara. Penghargaan itu diserahkan langsung Bupati Wihaji dalam peringatan HUT PMI ke-73 di Desa Sendang, Wonotunggal, baru-baru ini.

Peran aktif program CSR bidang Sosial Budaya dan Lingkungan dalam program Pengurangan Resiko Bencana, sudah menjadi komitmen bagi Bhimasena Power untuk menjaga kawasan pesisir pantai bersama masyarakat. Perusahaan konsorsium Jpower, Itochu dan Adaro Power ini, terus berupaya dalam program lingkungan, khususnya dikawasan sekitar poyek PLTU Jawa Tengah 2 x 1.000 MW.

“Terima kasih kepada PT BPI dan TOYOTA Indonesia yang telah berperan aktif dan melibatkan pemerintah daerah, dalam hal ini PMI untuk bersama sama menjaga alam melalui program Pengurangan Resiko Bencana,” ungkap Bupati Wihaji.

Ketua PMI Kabupaten Batang, H Achmad Taufiq mengatakan, peran serta PT BPI sangat membantu program PMI, khususnya di program PRB. “Terima kasih kepada PT BPI dan TOYOTA Indonesia yang telah bermitra dengan PMI Batang, sehingga bisa terwujud program pengurangan resiko bencana,” terang Taufiq.

Sementara itu, disampaikan Manager Senior CSR PT BPI, Bhayu Pamungkas, sudah sejak tahun 2017, CSR Bhimasena Power telah mereplikasi Program Pengurangan Resiko Terpadu Berbasis Masyarakat (PRATAMA) di Desa Ujungnegoro dan Desa Kedungsegok. Guna mendukung program pengurangan resiko bencana, BPI bersama PMI telah membentuk kelompok relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT).

“Bersama PMI Batang, Bhimasena Power sudah merealisasikan program rehabilitasi pesisir dengan penanaman pohon bakau dan cemara, disepanjang pesisir pantai Sigandu, Ujungnegoro dan Roban. Bahkan, program rehabilitasi ekosistem pesisir ini akan terus berkesinambungan, dan tahun ini akan dialksanakan di pantai Depok, Kenconorejo dan Sungai Gabus, Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang,” pungkasnya. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail | Radar Pekalongan
Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments