Kesehatan

Cukup Minum Air Putih, Cegah Infeksi Kandung Kemih

Cukup Minum Air Putih, Cegah Infeksi Kandung Kemih (Aiaokhanong/Shutterstock/klikdokter)

Sudahkah Anda minum air yang cukup hari ini? Memenuhi kebutuhan air putih harus menjadi perhatian bagi setiap orang. Ada banyak sekali masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat kurangnya minum, dari dehidrasi, kulit tampak kering, hingga infeksi kandung kemih. Karena itu, kebiasaan minum yang rutin sangat direkomendasikan oleh para ahli kesehatan.

Manusia membutuhkan air sebagai kebutuhan dasar tubuh. Ini karena lebih dari setengah tubuh manusia (sekitar 60%) tersusun oleh air. Bahkan pada bayi di bawah 1 tahun, 75-80% tubuhnya tersusun dari air.

“Air terdapat di seluruh bagian tubuh. Sebagian besar berada di dalam sel, dan sisanya di luar sel. Substansi ini membuat sel-sel dalam tubuh berfungsi dengan baik, memiliki peranan penting dalam sistem peredaran darah, serta menjaga suhu tubuh,” ujar dr. Alberta Jesslyn Gunardi dari KlikDokter.

Tak pelak, minum air putih yang cukup juga bisa menghindarkan Anda dari berbagai macam gangguan kesehatan. Salah satunya adalah meminimalkan risiko terkena infeksi kandung kemih

Khasiat air putih untuk kandung kemih

Infeksi saluran kemih merupakan kondisi ketika organ dari sistem berkemih mengalami infeksi. Sistem berkemih ini mencakup ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Yang paling umum dari semuanya adalan infeksi kandung kemih. Biasanya wanita lebih rentan mengalami ini karena uretra mereka lebih pendek daripada pria.

Penelitian baru menunjukkan bahwa meningkatkan asupan air dapat mengurangi infeksi kandung kemih hingga hampir setengahnya. Studi yang dipimpin oleh Yair Lotan dari Simmons Cancer Center di University of Texas Southwestern di Dallas ini, baru saja diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine.

Sebelum penelitian tersebut, partisipan melaporkan volume cairan harian mereka. Rata-rata mengonsumsi sekitar 1,5 liter air atau setara dengan 6 gelas. Para ilmuwan kemudian membagi para sukarelawan menjadi dua kelompok: mereka yang minum 1,5 liter air tambahan setiap hari, dan mereka yang tidak minum air tambahan.

Studi dilakukan selama periode 12 bulan dan mengungkapkan beberapa temuan. Sejak awal penelitian dimulai, sudah tampak bahwa mereka yang ditakar 1,5 liter memiliki risiko terkena infeksi saluran kemih yang lebih rendah alias terkontrol.

Faktanya, minum banyak air putih dapat mencegah infeksi kandung kemih dan kondisi terkait lainnya karena membantu mengeluarkan bakteri yang berusaha menuju kandung kemih. Penelitian ini telah membantu mengonfirmasi gagasan itu.

Tak hanya mengatasi infeksi saluran kemih. Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, khasiat lainnya rutin minum air putih antara lain:

  1. Sebagai upaya rehidrasi

Tubuh membutuhkan asupan setelah bangun di pagi hari, termasuk air putih. Hal ini dapat membantu mengembalikan segala fungsi organ yang sempat tersendat, karena saat tidur, tubuh tidak mendapatkan air sama sekali.

  1. Membersihkan racun dari dalam tubuh

Ginjal memiliki fungsi mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Fungsi ini hanya dapat maksimal bila Anda mencukupi kebutuhan cairan, yakni dengan minum air putih.

  1. Meningkatkan kecepatan metabolisme

Minum air putih setelah bangun tidur, atau ketika perut dalam keadaan kosong, akan meningkatkan kecepatan metabolisme tubuh sebanyak 24%. Metabolisme yang meningkat akan mengoptimalkan kecepatan kerja sistem pencernaan.

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Minum air putih dalam keadaan perut kosong akan membantu kerja sistem limfatik, yang akan meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Dengan ini, risiko Anda terserang penyakit infeksi menjadi semakin kecil.

Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda. Hal ini bergantung pada aktivitas, usia, jenis kelamin, dan penyakit. Tapi secara garis besar, setiap orang dewasa minimal membutuhkan dua liter air setiap hari. Yuk, biasakan minum air putih yang cukup mulai dari sekarang, untuk mencegah infeksi kandung kemih dan berbagai penyakit lainnya. (klikdokter.com)

Facebook Comments