Radar Batang

Meninggal, Nelayan Dapat Klaim BPJS Rp 24 Juta

Klaim Kematian

SERAHKAN – Bupati Batang Wihaji menyerahkan Klaim kematian kepada ahli waris.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Peran BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan jaminan sosial kepada masyarakat semakin terbukti. Seperti terlihat Minggu (7/10) kemarin, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batang membayarkan klaim Jaminan Kematian atas nama H Sowani kepada ahli warisnya.

Klaim kematian sebesar Rp 24 juta diserahkan secara langsung oleh Bupati Batang Wihaji didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batang, Bambang Indriyanto, pada gelaran pesta nyadran di TPI Klidang Lor, Kabupaten Batang.

“Alhamdulillah, sudah kita bayarkan klaim kematian atas nama Haji Sowani. Beliau merupakan seorang nelayan yang sudah ikut jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Oleh karenanya, sudah menjadi kewajiban kita untuk mencairkan klaim kematiannya dengan jumlah Rp 24 juta kepada ahli warisnya,” kata Bambang.

Ia mengatakan, bagi para peserta jaminan, khususnya masyarakat nelayan, apabila mereka mengalami kecelakaan kerja di laut dan mengakibatkan meninggal dunia, maka mereka berhak mendapatkan klaim kematian sebesar Rp 48 juta.

Sementara jika masyarakat nelayan yang meninggal dunia biasa (tidak akibat kecelakaan kerja) atau meninggal karena menderita sakit, tetap ada hak premi asuransi untuknya. Hanya saja, nilainya menurut Bambang lebih kecil, yakni sebesar Rp 24 juta.

“Pekerjaan nelayaan ini sangat beresiko. Mereka mencari nafkah dilautan, rawan akan terjadinya kecelakaan kerja. Oleh karenanya, kita himbau mereka agar bisa bergabung menjadi peserta jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Nelayan bisa mendaftarkan diri melalui HNSI Batang atau di kantor PTSA PPP Klidang Lor, Batang,” pungkasnya. (fel)

Facebook Comments