Radar Pendidikan

Pasca Terkena Banjir Rob, Sekolah Ini Lakukan Pembenahan Secara Total

SMAN 2 Pekalongan

Keasrian nampak terpancar dari tanaman yang tumbuh subur, berbeda usai terkena banjir rob yang gersang dan kering.
MALEKHA

Berikan Suasana Nyaman Bagi Siswa

SMAN 2 Pekalongan melakukan pembenahan lingkungan secara total pasca terkena banjir rob besar bulan Mei lalu. Hal ini dilakukan agar bisa memberikan rasa nyaman kepada para siswa siwi SMAN 2 Pekalongan dalam belajar.

Demikian disampaikan Kepala SMAN 2 Pekalongan Budi Hartati kepada Radar Pekalongan di ruang kerjanya, Senin (8/10).

“Pasca rob kemarin, halaman SMAN 2 Pekalongan benar- benar gersang dan semua penghijaun mati. Hanya tinggal beberapa yang hidup, saat ini kita mencoba menghijaukan lagi sekolah kita tercinta,” ungkap Budi Hartati.

Berbagai program pun terus dilakukan secara bertahap usai insedent rob besar tersebut. Dengan kerjasama yang solid antara guru, karyawan, siswa bisa melakukan pembenahan total lingkungan yang saat ini berangsur- angsur mulai terlihat indah kembali.

“Kita program ada banyak, sementara yang terdekat dan tertulis ada 10 program, diantaranya : penanaman tanaman yang tahan dengan air asin, dan tanaman bunga dengan berbasis daur ulang, pengumpulan botol bekas yang dalamnya diisi sampah-sampah kering,” imbuhnya.

Selain itu, ada juga pengumpulan bungkus-bungkus minyak goreng refil, ditergent,pewangi refil, yang dipergunakan sebagai pot bunga, pengumpulan kaleng bekas cat untuk pot bunga, pengumpulan ban bekas untuk kursi duduk, serta siswa melukis tembok bertema lingkungan.

“Tidak hanya sampai disitu, kami juga mengadakan pelatihan menanamhidroponik, memproduksi air kesehatan ( kangen water) yang diminum semua warga sekolah, mewajibkan anak memiliki botol bekas untuk tempat sampah kering, yang jika sudah penuh dikumpulkan ke sekolah untuk hiasan dinding, untuk kursi dan lain sebagainya, MOTO LISAPUPIL ( Lihat Sampah Pungut Pilih),” terang Budi.

Motivasi besar yang menjadikan seluruh warga sekolah semangat melaksnakan semua program tersebut, yaitu agar SMAN 2 Pekalongan menjadi sekolah yang nyaman untuk belajar, indah, sehingga anak_anak kerasan berlama_lama di sekolah, ke depan pihaknya juga mengaku, akan dibuatkan perpustakaan yang representatif dengan pemandangan hutan mangrove dan tambak yang sangat indah.

“Harapannya agar SMA N 2 bisa menjadi tempat belajar yang betul_betul nyaman untuk pembentukan karakter anak, dimana anak-anak ini pada tahun emas Indonesia mereka akan menopang Indonesia, sehingga mulai sekarang karakter anak-anak pada usia ini harus terbentuk bagus,positif dan kuat,” pungkasnya. (mal)

Facebook Comments