Nasional

Kondisi Terkini Korban Gempa Sulteng, 1.763 Orang Meninggal

Kondisi Kecamatan Petobo di Kota Palu, Sulawesi Tengah Sabtu (6/10). Daerah ini porak poranda akibat gempa Jumat (28/9). (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

PALU – Tim SAR dan petugas gabungan terus berupaya mencari dan mengevakusi korban jiwa akibat gempa yang disertai tsunami di Donggala dan Kota Palu. Berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Minggu (7/10) jumlah korban meninggal akibat gempa di Sulawesi Tengah (Sulteng) mencapai 1.763 orang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebut, jumlah 1.763 orang meninggal itu terhitung sampai pukul 13.00 WIB. “1.763 korban meninggal dunia itu, perinciannya 159 di Donggala. Lalu 1.519 di Palu, 69 di Sigi, 15 di Moutoung, dan 1 orang di Pasang Kayu,” ujar Sutopo Purwo Nugroho di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Minggu (7/10).

Dikatakan Sutopo, mayoritas korban yang ditemukan di Palu. Mereka umumnya tertimpa reruntuhan permukiman. Kondisi yang tertimbun itu membuat korban tersebut sulit dievakuasi.

“Kota Palu memang paling banyak karena tsunami. Sigi, Kota Palu juga banyak korban yang diperkirakan tertimbun dan belum ditemukan,” jelas dia, seperti dikutip dari jawapos.com.

Sementara jumlah korban jenazah korban tsunami yang sudah dimakamnkan mencapai 1.755 orang. Semua jenazah itu dikebumikan di pemakaman masal. Yakninya di TPU Paboya 753 jenazah, TPU Pantoloan (35) jenazah, dan 923 jenazah di pemakaman keluarga.

Di samping korban meninggal terdapat juga korban yang belum dievakuasi. Mereka umumnya tertimbun. Jumlahnya mencapai 152 jiwa. Sedangkan korban hilang 265 jiwa. Untuk korban luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit angkanya mencapai 2.632 orang.

Untuk warga yang terdampak gempa dan harus ditampung di pengungsian mencapai 62.359 orang. Semuanya tersebar di 147 titik. Jumlah pengungsi ini berkurang drastis karena banyak masyarakat yang sudah dievakuasi keluar dari Palu ke daerah lain.

“Sebagian masyarakat telah kembali ke rumahnya, evakuasi ke luar Kota Palu, ada yang ke Makassar, Balikpapan, Gorontalo, Manado, dan Jakarta,” pungkasnya. (yes/JPC)

Facebook Comments