Radar Kajen

Alhamdulillah, 120 Pelaku Usaha Kecil Dapat Bantuan Modal

MUHAMMAD HADIYAN
PENDATAAN – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, Rosa Arlina bersama Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, melakukan pendataan warga calon penerima UEP, di Balai Desa Rowocacing, Kedungwuni, kemarin.

KAJEN – Sebanyak 120 pelaku usaha kecil menengah menerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari Pemda Kabupaten Pekalongan, kemarin. Bantuan senilai Rp2,5juta itu dilaksanakan untuk peningkatan perekonomian usaha kecil di Kota Santri.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, Rosa Arlina mengatakan, bantuan ini merupakan kerjasama pihaknya dengan Dinas Sosial untuk meningkatkan usaha kecil di Kota Santri.

“Ini salah satu aspirasi saya di tahun 2019 berupa bantuan modal usaha. Tujuannya, untuk usaha ekonomi menengah ke bawah,” kata Rosa saat sosialisasi program UEP, di Desa Rowocacing, Kecamatan Kedungwuni, kemarin.

Bantuan ini, lanjut dia, diberikan sebesar Rp2,5juta untuk pelaku usaha. Jumlah total bantuan Rp300juta untuk 120 sasaran. “Sebenarnya awalnya kita target 40 sasaran, namun animo warga cukup tinggi, akhirnya membludak menjadi 120 orang,” ungkap politikus Golkar tersebut.

Rata-rata penerima adalah pelaku usaha kecil konveksi, warung makan, bangunan, pedagang, dan lain-lain. Ia berharap, bantuan ini bisa membantu mereka dalam mengembangkan usahanya.

Tahun lalu, saya juga mempelopori program Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Program itu sudah terealisasi tahun kemarin dengan nilai bantuan Rp20juta per kelompok. Total ada 10 orang per kelompok se Kabupaten Pekalongan. Sampai sekarang program tersebut masih berjalan,” jelas Rosa.

Disebutkan, sesuai dengan UU No 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial, diharapkan, tujuan untuk memberikan bantuan kepada warga dalam meningkatkan pendapatan keluarga, agar masyarakat yang rentan sosial dapat tetap hidup wajar, bisa tercapai.

Sementara, salah seorang warga penerima manfaat bantuan UEP, Mulyanto (40) asal Desa Pakumbulan, mengaku, cukup terbantukan dengan adanya bantuan tersebut.

“Karena saya basisnya bangunan, maka rencananya saya akan gunakan untuk membeli alat pertukangan, seperti mesin potong dan bor,” ujar Mulyanto. (yan)

Facebook Comments