Radar Kendal

Jauhkan Api dari Pemukiman, DLH Kerahkan Tiga Alat Berat

Sampah Terbakar

TINJAU – Bupati Mirna Annisa saat melakukan peninjauan langsung sampah terbakar di TPS Darupono, Kecamatan Kaliwungu, belum lama ini.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal terus bekerja keras mengupayakan pemadaman api dari sampah yang terbakar di tempat pembuangan akhir (TPA) Darupono, Kaliwungu Selatan. Terlebih, insiden kebakaran itu sudah berlangsung satu bulan dan belum juga bisa tertangani.

Padahal, dampak kebakaran sampah itu menyebabkan terganggunya jarak pandang dan pernafasan warga sekitar. Karena itu, DLH kini telah menerjunkan tiga alat berat ekskavator untuk mengeruk dan membongkar titik-titik api yang terbakar sehingga dapat dipadamkan.

Kepala DLH Kabupaten Kendal, Sri Purwati mengakui, untuk memadamkan api di lokasi TPA Darupono tidaklah mudah. Sebab, titik api ada di beberapa sudut. Selain itu, kondisi gunungan sampah yang curam. “Sudah diterjunkan tiga alat berat untuk untuk memindahkan titik api agar tidak menjalar ke permukiman warga. Sebab, begitu sampah yang terpakar dikeruk langsung dipadamkan dengan air dari mobil Damkar,” katanya, Jumat (5/10).

Menurut Sri, tiga unit eksvakator yang dikerahkan di lokasi TPA Darupono ini untuk memindahkan dan menutup sampah ke bagian lain. Tujuannya agar asap dan api jauh dari permukiman warga, selain itu diharapkan asap api bisa hilang usai di siram mobil Damkar. “Asap api dari sampah yang terbakar itu tentu sangat mengganggu warga dan pengguna jalan. Kalau tak ditangani berbahaya bagi kesehatan. Untuk itu, kami berupaya semaksimal mungkin menangani hal ini,” tukasnya.

Lanjut Sri, upaya memadamkan api di TPA membutuhkan waktu lama. Sebab di bagian bawah TPA terdapat gas metana yang sulit untuk diatasi. Meski begitu, pihaknya optimis bisa menangani permasalahan itu, meski membutuhkan proses. “Butuh proses dan waktu yang cukup untuk menanganinya. Sebab, musim kemarau seperti saat ini sulit untuk dipadamkan. Terlebih hembusan angin, membuat asap tersebar dan terbang kemana-mana. Jangan sampai ke permukiman warga,” tukasnya. (nur)

Facebook Comments