Radar Batang

Samsat Kejar Tunggakan Rp 6 Miliar

Roro Heruwaty Wahyu

Roro Heruwaty Wahyu

BATANG – Tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, hingga mendekati akhir tahun anggaran 2018 mencapai sekitar Rp 6,2 miliar.

Kepala UPPD Kabupaten Batang, Roro Heruwaty Wahyu, didampingi Baur STNK, Aiptu Widyo Susilo, mengatakan bahwa tunggakan atau pajak yang belum terbayarkan itu didominasi oleh para pengguna sepeda motor roda dua.

“Akan terus kita upayakan untuk mengejar tunggakan tersebut hingga akhir tahun nanti. Oleh karena itu, saat ini kita gencar melakukan jemput bola atau door to door. Selain itu, kita juga bersama kepolisian rutin menggelar razia di sejumlah wilayah untuk mengefektifkan penerimaan pajak,” terang Heruwaty, Jum’at (5/10).

Menurut Heruwaty, selain disebabkan oleh tingkat kesadaran masyarakat yang masih kurang, banyaknya jumlah tunggakan juga masih banyaknya kendaraan hilang, rusak berat, dan lain sebagainya tidak dilakukan pelaporan kepada pihak kepolisian.

“Masih banyak kita temukan kendaraan kendaraan rusak berat, kendaraan hilang, dan kendaraan kendaraan plat merah yang dilelang tapi tidak dilaporkan ke kita. Sehingga wajar saja, apabila kita hitung hitung tunggakan pajak mulai tahun 2013 hingga 2018 mencapai Rp 23 miliar. Itu belum ditambah pajak yang saat ini berjalan dari Januari-Oktober 2018, yakni Rp 6,2 miliar,” bebernya.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat Kabupaten Batang segera melakukan pelaporan kendaraan mereka yang bermasalah kepada pihak kepolisian untuk pendataan. Selain itu, ia juga berharap agar masyarakat sadar akan bayar pajak kendaraan tepat waktu.

“Toh, pajak tersebut sebagai upaya membantu kemajuan pembangunan daerah,” pungkasnya.

Disebutkan Heruwaty, saat ini pencapaian PKB baru menginjak angka Rp 252.427.550 atau setara 75,48 persen. Sedang untuk pencapaian BBN KB hingga awal bulan Oktober 2018 mencapai Rp 141.670.000 atau setara 84,06 persen. (fel)

Facebook Comments