Radar Kajen

Apes, Ditinggal Main Motor Diembat Maling

ILUSTRASI MALING MOTOR

ILUSTRASI MALING MOTOR
tribunnews

Apes menimpa Danang Adi Saputra (18) alamat Dukuh Kayunan Timur, Desa Kayugeritan Kecamatan Karanganyar. Sepeda motor Yamaha Mio J nopo G 4889 HT milik pelajar ini raib digondol maling saat ditinggal main di sebuah kosan Desa Tanjung Kulon, Kecamatan Kajen.

Informasi dihimpun, peristiwa bermula ketika korban sekira pukul 20.30 wib berangkat dari rumah menuju ke rumah Kost milik Danar Ajib Akbar (20) di Desa Tanjung Kulon Kecamatan Kajen. Korban memarkirkan sepeda motor Yamaha Mio J, Nopol G-4889-HT, warna Putih tahum 2013 di depan kamar Kost Danar dengan menghadap selatan.

Setelah mengunci stang sepeda motor, ia kemudian masuk ke dalam kamar Kost. Diduga saat bermain terlalu asyik di kosan, korban tidak mengetahui bahwa motornya ada yang mencuri. Hal itu diketahui sekira pukul 23.00 wib, saat korban bermaksud untuk pulang. Sepeda motor Yamaha Mio J miliknya sudah tidak ada di tempat parkir.

Saat itu, korban bersama saksi, Danar, berusaha mencari di seputaran lingkungan Kos -kosan namun tidak menemukan. Setelah lelah mencari karena tak juga menemukan, ia pun bermusyawarh dengan keluarga dan melaporkan ke Polsek Kajen. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 8.000.000.

Anggota yang mendapat laporan pada Selasa (2/10) langsung memintai sejumlah keterangan saksi guna penyelidikan.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Menurutnya, korbam melaporkan telah kehilangan sepeda motor di Kosan Desa Tanjung Kulon, Kecamatan Kajen. Kasus tersebut kini masih ditangani anggota Polsek Kajen guna penyelidikan dan ungkap kasus.

“Atas laporan korban anggota kini sudah melakukan penyelidikan,” terangnya.

Dikatakan, dari hasil pemeriksaan korban tidak mengetahui pukul berapa kejadian tersebut. Namun sekira pukul 23.00 wib saat hendak mau pulang, sepeda motor yang diparkir di depan sudah tidak ada.

“Korban bersama saksi sudah mencari dan bertanya ke warga sekitar namun tidak ada yang mengetahui. Atas kejadian itu, korban harus mengalami kerugian mencapai Rp 8 juta,” lanjutnya.

Dengan kejadian itu ia mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa berhati hati terutama ketika memarkir sepeda motor. Karena pencurian bisa terjadi karena ada kesempatan.

“Parkirlah sepeda motor yang mudah dijangkau atau dilihat, sehingga ketika ada orang tak dikenal dan dicurigai dapat diantisipasi. Selain itu tambahlah kunci ganda atau rahasia sehingga aksi pencurian dapat digagalkan,” pintanya. (yon)

Penulis: Triyono | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments