Radar Batang

Musim Kemarau, Waspadai Penyakit Pernafasan

Musim Kemarau, Waspadai Penyakit Pernafasan

SANTAI – Pertemuan kader posyandu Kelurahan Proyonanggan Utara berlangsung santai, tetapi tetap kaya dengan informasi dan ilmu yang dibutuhkan.
AKHMAD SAEFUDIN

BATANG – Musim kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung lebih panjang. Hal itu dinilai akan berpengaruh terhadap kondisi fisik masyarakat, termasuk potensi penyakit pernafasan. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap penularan penyakit tersebut.

Pesan itu disampaikan petugas dari Puskesmas Batang I, yakni Bidan Desa Dini Fatimah, Widyaningrum, serta Kasi Promosi Kesehatan Casmito saat pertemuan rutin kader posyandu Kelurahan Proyonanggan Utara, baru-baru ini, di Warung Bakso Podo Moro Jl Yos Sdarso Ketandan, Batang.

“Terutama mewaspadai penyakit infeksi saluran pernafasan akut atau ISPA yang rentan terjadi di musim panas seperti sekarang ini,” kata Dini.

ISPA merupakan infeksi yg parah pada sinus,tenggorokan,saluran udara menuju paru-paru dan paru-paru itu sendiri. Sementara infeksi adalah kondisi masuknya kuman dalam tubuh sampai menimbulkan gejala tertentu pada tubuh.

“Penyebabnya bisa virus, bakteri, dan kuman. Adapun gejalanya bisa berupa hidung tersumbat atau berair, pernafasan yang tersumbat lendir, batuk-batuk dan sakit tenggorokan, mudah lelah, tubuh terasa sakit, dan sebagainya,” terang Dini, didampingi Widyaningrum.

Untuk mencegah infeksi, lanjut dia, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama, cuci tangan secara teratur. Kedua, hindari menyentuh bagian mulut dan hidung. Ketiga, hindari paparan asap rokok. Saat bersin usahakan menutup muut dan hidung dengan tisu.

“Untuk memperkuat stamina tubuh, perbanyak mengkonsumsi vitamin C,” tukasnya.

Selain kesehatan, forum itu juga menghadirkan petugas BNNK Batang, Nurul. Dia menyampaikan materi berupa pengenalan bermacam-macam zat adiktif dan efek sampingnya. “Anak-anak remaja penting untuk dikenalkan untuk mengetahui jenis sekaligus efeknya, sehingga bisa mengantisipasi atau menjauhi zat adiktif yang membahayakan dirinya,” kata Nurul. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin

Facebook Comments