Kesehatan

Ketahui Tanaman Pengusir Nyamuk yang Bisa Ditanam di Rumah

Tanaman Lavender diyakini ampuh menolah nyamuk. (alodokter.com)

Selain menimbulkan bentol, gatal, dan kemerahan, kehadiran nyamuk bisa membawa beragam penyakit, seperti demam berdarah dan malaria. Tidak hanya dapat dibasmi dengan obat nyamuk berbahan kimia, nyamuk juga bisa diusir dengan tanaman pengusir nyamuk yang mudah Anda tanam sendiri di rumah.

Umumnya, tanaman pengusir nyamuk tidak membunuh hewan menjengkelkan ini. Akan tetapi, tanaman-tanaman tersebut dipercaya memiliki efek untuk mengurangi interaksi nyamuk terhadap manusia. Dengan kata lain, beberapa tanaman pengusir nyamuk bisa mengurangi risiko terkena gigitan nyamuk yang dapat menimbulkan penyakit.

Hindari Gigitan Nyamuk dengan Tanaman Pengusir Nyamuk

Kehadiran nyamuk bisa sangat mengganggu. Untuk menghalaunya, Anda bisa menanam tanaman pengusir nyamuk di sekitar rumah. Berikut beragam tanaman pengusir nyamuk yang bisa Anda pilih, di antaranya:

  • Serai wangi
    Serai wangi memiliki aroma yang segar bagi manusia, namun ternyata aroma tersebut tidak disukai oleh nyamuk. Tanaman yang memiliki bentuk menyerupai rerumputan ini sudah lama dikenal sebagai tanaman pengusir nyamuk. Anda bisa menanamnya langsung di pekarangan rumah. Selain bisa ditanam di rumah, ekstrak serai wangi banyak dijual berbentuk lilin atau losion antinyamuk untuk menghindarkan Anda dari gigitan nyamuk.
  • Lavender
    Tidak hanya indah dipandang mata dan harum wanginya, menanam bunga lavender di halaman rumah atau pot bunga juga bisa mencegah nyamuk hadir di rumah Anda, lho. Bunga lavender yang telah dihancurkan bisa menghasilkan minyak, dan minyak tersebut yang bisa digunakan sebagai pengusir nyamuk. Selain menghalau gigitan nyamuk, tanaman yang memiliki bunga berwarna ungu ini juga bisa menenangkan dan menghaluskan kulit.
  • Bawang putih
    Bumbu dapur ini tidak hanya bermanfaat sebagai makanan dan obat herba, namun juga dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk alami. Penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat digunakan juga sebagai bahan pembunuh jentik dan telur nyamuk.
  • Seledri
    Selain bisa diolah menjadi sayur, seledri merupakan tanaman pengusir nyamuk yang bisa Anda tanam di pekarangan rumah atau dalam pot. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gel yang mengandung ekstrak seledri sebanyak 5-25 persen, jika dioleskan di kulit bisa mengusir nyamuk hingga 4,5 jam.
  • Catnip
    Tanaman yang berbentuk seperti gulma ini sangat ditakuti oleh nyamuk. Umumnya, ekstrak catnip digunakan sebagai obat pembasmi serangga dan hama atau pestisida. Dan tanaman ini mampu melindungi Anda dari nyamuk selama tujuh jam.
  • Thyme
    Thyme adalah salah satu tanaman yang berasal dari tanaman mint. Tanaman ini dipercaya sebagai antibakteri, yang dapat mengobati jerawat dan juga bisa mengusir nyamuk. Daun thyme yang dibakar mampu memberikan perlindungan dari nyamuk selama 1-1,5 jam.
  • Jahe
    Tanaman herba ini juga dapat digunakan sebagai tanaman pengusir nyamuk yang cukup ampuh. Penelitian menunjukkan bahwa minyak esensial jahe menghasilkan aroma yang dapat membuat nyamuk menjauh selama beberapa waktu. Anda bisa mencoba menanam jahe untuk mendapatkan efek mengusir nyamuk ini.

Itulah beberapa jenis tanaman pengusir nyamuk yang bisa Anda tanam sendiri di rumah, baik langsung di tanah pekarangan atau di dalam pot. Beda tanaman, beda pula cara merawatnya. Carilah informasi mengenai cara menanam dan memelihara berbagai tanaman di atas.

Tidak hanya menanam tanaman pengusir nyamuk, rutin membersihkan lingkungan, menaburkan bubuk pembasmi jentik nyamuk, dan menutup tempat penampungan air, juga merupakan langkah yang tepat untuk memberantas nyamuk.

Selain dengan menanam tanaman pengusir nyamuk untuk menghalau rasa gatal akibat gigitan nyamuk, Anda bisa mengoleskan cuka apel dan menaruh irisan bawang merah atau putih di area yang digigit nyamuk. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan losion calamine atau salep antigatal yang mengandung hidrokortison untuk membantu mengurangi rasa gatal akibat gigitan nyamuk. (alodokter.com)

Facebook Comments