Radar Kajen

Stok Langka, Harga Ayam Potong Merangkak Naik

Harga Ayam Potong

NAIK – Harga ayam potong di pasar Kabupaten Pekalongan mengalami kenaikan.
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Harga ayam potong di sejumlah pasar Kabupaten Pekalongan sedikit demi sedikit merangkak naik. Kondisi ini diakibatkan minimnya stok dari pemasok. Kenaikan yang mencapai Rp2ribu per kilogram ini dikeluhkan para pedagang.

Alfariski (28), salah seorang penjual ayam potong di pasar darurat Kedungwuni, mengatakan, harga ayam potong di los dagangannya mengalami kenaikan. Harga ayam potong yang sebelumnya Rp30ribu per kilo, kini naik menjadi Rp32ribu per kilogram.

“Sekarang mulai merangkak naik. Dari Rp30ribu jadi Rp32ribu per kilogram. Atau naik sebesar Rp2ribu per kilonya,” kata dia.

Kenaikan ini berlangsung sedikit demi sedikit. Sehari naik bisa lima ratus bahkan seribu. Sebelumnya, kenaikan harga ayam potong sempat mencapai Rp36ribu per kilo pada saat pasca Iduladha. Namun berangsur menurun hingga ke angka Rp30ribu per kilogram.

“Nah ini kembali naik lagi. Kemungkinan akan naik terus mengingat stok ayam potong dari pemasok, dikabarkan langka,” jelas Alfariski.

Ia mengaku mengeluhkan kondisi ini. Sebab, dikhawatirkan kenaikan akan terus berlanjut, sehingga biaya modal akan meningkat. Ia berharap pemerintah turut intervensi agar dapat kembali menstabilkan harga kebutuhan pokok, termasuk harga ayam potong.

Ia berharap, harga ayam potong bisa kembali normal di angka Rp30ribu per kilogram. “Saya berharap bisa kembali normal. Tak naik-naik lagi,” tandasnya.

Kenaikan ini juga dikeluhkan di kalangan pembeli. Rohayati (40), warga Kedungwuni, mengaku, kenaikan harga ayam potong cukup memberatkan. “Untuk sementara, mungkin masih wajar. Tapi kalau naiknya terus terusan, ya tentu berat,” kata dia.

Sebab, ayam potong ini ia beli untuk bahan baku di warung makannya. “Sementara, harga jual di warung saya masih utuh. Kalau saya naikkan harga, pelanggan saya kasihan. Terlebih warung masih sepi,” keluhnya. (yan)

Facebook Comments