Radar Kajen

Mayat dengan Kondisi Telinga dan Siku Berdarah Ditemukan di Persawahan

Penemuan Mayat di Bojong

OLAH TKP – Anggota Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan tengah melakukan olah TKP dimana korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
TRIYONO

BOJONG – Seorang pria paruh baya, Castro (69), warga Desa Menjangan, Kecamatan Bojong, ditemukan tewas di tengah area persawahan Desa Bojong Lor, Kecamatan Bojong, Rabu (3/10) kemarin. Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka pada bagian siku dan telinga dengan kondisi mengeluarkan darah.

Korban ditemukan warga sekitar yang hendak pergi ke sawah. Sekira pukul 06.30 wib, Jatno hendak bekerja ke sawah di persawahan Desa Bojong lor, Kecamatan Bojong. Jatno melihat dari kejauhan seperti ada kain di pinggir sawah, tepatnya di areal pohon sengon.

Saat dilihat dari dekat, ternyata ada seseorang yang tergeletak di tanah. Namun setelah diamati lebih dekat, kondisinya sudah tak bernyawa. Panik, Jatno pun meminta tolong pada Warso (60) yang kebetulan juga mau berangkat ke sawah.

Mereka berdua menuju ke jalan aspal untuk memberitahukan ke pihak desa dan petugas, namun bertemu anggota Koramil, Sertu Sunarko. Selanjutnya untuk memastikan kebenaran, Sunarko meminta Jatno dan Warso untuk kembali menunjukan lokasi.

Setelah dipastikan benar, Sunarko bergegas ke Puskesmas dan menghubungi Petugas Polsek Bojong. Tak lama kemudian Sunarko dan petugas Puskesmas, yaitu dr Endah serta Petugas Polsek Bojong sampai di lokasi. Saat dilihat ternyata Castro sudah benar benar menginggal dunia.

Atas kejadian itu, anggota Polsek Bojong meminta bantuan ke Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan. Setelah dilakukan olah TKP oleh Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Pekalongan sekitar pukul 09.30 wib, pihak keluarga datang ke lokasi.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom, menyatakan bahwa saat dilakukan olah TKP oleh Tim Identifikasi Polres, posisi mayat terlentang dengan wajah menghadap ke atas. Kemudian posisi kepala di sebelah barat, memakai celana kain kotak kotak warna hijau dan kaos biru lengan putih dan sandal di dekat kaki.

“Selain itu juga ditemukan pada sekitar siku kanan dan kiri terdapat luka dan berdarah, serta telinga kiri dan bagian kepala belakang terlihat berdarah. Untuk kayu berada di sekitar lokasi TKP berjarak sekitar 25 meter dari jenazah arah barat. Selanjutnya mayat Castro di bawa ke RSUD Kajen guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan keluarga korban memperbolehkan jenazah di bawa ke RSUD Kajen,” terangnya.

Adapun untuk mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya Castro, tim masih melakukan pemeriksaan dan menunggu hasil dari RSUD Kajen.

Sementara barang bukti yang diamankan berupa tongkat kayu yang kedua ujungnya telah dikupas kulitnya. Kemudian sepasang Sandal new era warna coklat orange.

“Sedangkan kasus ini masih dalam penanganan anggota,” imbuhnya.

Sementara dari pantauan, sejumlah warga sekitar yang mendengar adanya kabar orang meninggal di tengah area persawahan, mereka pada berbondong bondong untuk menyaksikan secara langsung olah TKP yang dilakukan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan. Bahkan tak sedikit warga yang menonton berusaha mengambil video dan foto saat identifikasi. (yon)

Facebook Comments