Radar Batang

Gerakan Infaq Beras Dilaunching, Bulan Ini Ditarget Terkumpul 2 Ton

Gerakan Infaq Beras Dilaunching, Bulan Ini Ditarget Terkumpul 2 Ton

SANTUNI YATIM – Ketua Yayasan Tazakka, H Anta Masyhadi, menyerahkan santunan untuk anak yatim yang digelar bersama sunatan massal, baru-baru ini.
DOK ISTIMEWA

BATANG – Pondok Modern Tazakka melaunching Gerakan Infaq Beras (GIB) guna membantu warga yang kesulitan makan. Program itu efektif berjalan di Bulan Oktober ini dan ditargetkan mampu menghimpun 2 ton beras.

Launching dilakukan di sela kegiatan santunan seratusan anak yatim usai pengajian Ahad pagi (30/9) lalu di Masjid Az-Zaky. Di kesempatan itu, Lazis Tazakka juga menggelar sunat massal secara gratis bagi anak-anak dari desa-desa sekitar yang dilaksanakan di Tazakka Medical Center, bekerja sama dengan BSMI dan Pekalongan Peduli.

“Dari sekitar seratusan anak yatim itu, sekitar 25 orang diantaranya adalah santri Pondok Modern Tazakka,” ungkap Wakil Direktur Lazis Tazakka, Ustadz Aminuddin SKom.

Menurutnya, even kebersamaan dengan anak yatim itu digelar dua atau tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan Ramadhan, Muharram, dan Safar. Biasanya dirangkai dengan kegiatan lain seperti sunatan massal, piknik bersama anak yatim, dan lain sebagainya. Namun demikian, santunan rutin kepada anak-anak yatim binaan Lazis Tazakka dilakukan setiap bulan.

“Salah satu program yang dicanangkan di Lazis Tazakka adalah santunan anak yatim, para muhsinin dan muzakki bisa ikut program ini. Dengan Rp 250.000 ribu perbulannya, mereka sudah menjadi orang tua asuh dari satu anak yatim,” lanjutnya.

Selain acara santunan yatim dan sunatan massal, Pimpinan Pondok KH Anang Rikza Masyhadi bersama Ketua Yayasan H Anta Masyhadi dan Pembina Yayasan H Teguh Suhardi juga melaunching Gerakan Infaq Beras (GIB) secara simbolik.

Kiai Anang yang menginisiasi gerakan itu menyampaikan latar belakang diluncurkannya GIB. “Gerakan ini muncul dari hasil tasharuf zakat door to door Ramadhan kemarin. Ada fenomena yang menyedihkan karena sebagian saudara kita ada yang tidak memiliki beras dan bahan makanan untuk dimakan. Bahkan, ada banyak yang tidak makan sehari, dua hari, karena tidak adanya bahan makanan” ungkapnya.

“Maka, kita luncurkan gerakan infaq berupa beras agar bisa dinikmati oleh mereka yang membutuhkan. Nilai minimal infaq sebesar Rp 25.000, boleh juga jika mau infak lebih secara kelipatan, Rp 50.000, Rp 75.000, dan seterusnya,” lanjutnya.

“Nanti di setiap akhir bulan, berapapun infak yang kita peroleh pada bulan itu akan kita belikan beras semua, beras ysng terbaik, lalu kita salurkan kepada yang membutuhkan. Jadi tiap bulan nanti akan ada penyaluran ke rumah-rumah dhuafa dan beberapa pesantren tahfidz” terang Kiai Anang.

Ustadz Aminuddin selaku Wakil Direktur Lazis Tazakka menargetkan perolehan beras bulan Oktober bisa mencapai 2 ton. “Targetnya sih 2 ton di awal ini, dan terus naik sehinggga di tahun 2019 sudah di atas 5 ton perolehan tiap bulannya,” jelasnya.

Lanjut dia, Untuk infak beras dapat disalurkan melalui rekening Lazis Tazakka, yakni BNI Syariah nomor 0200650994, atau BRI Syariah 222. Dapat pula melalui setor langsung ke Kantor Lazis Tazakka.(sef)

Penulis: Akhmad Saefudin | Radar Pekalongan

Facebook Comments