Radar Batang

Anggaran Terbatas, Realisasi Pembuatan KIA Dilakukan Bertahap

TUNJUKKAN – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang, M Abdul Rahman menunjukkan contoh KIA yang telah tercetak.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang menargetkan mampu menyelesaikan pencetakan dan membagikan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada sekitar 220 ribu anak di Kabupaten Batang pada tahun 2019 mendatang. Namun karena keterbatasan anggaran, realisasinya akan dibuat bertahap.

“Kami baru bisa melaunching KIA pada event Batang Expo, karena peralatanya dan materiilnya baru kami terima sekarang. Oleh karena itu, kita mentarget tahun 2019 mendatang kita bisa membagikan KIA kepada 220 ribu penerima,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Batang, M Abdul Rahman, Selasa (2/10).

Ia mengatakan, jumlah penerima KIA di Kabupaten Batang ada sekitar 220 jiwa, mulai dari usia 0-17 tahun. Realisasi penerimaan KIA sendiri, kata Abdul Rahman, akan diberlakukan secara bertahap, mengingat keterbatasan anggaran Pemkab Batang.

“Tahun 2018 ini, kita targetkan untuk mampu melakukan pencetakan 30 ribu keping KIA terlebih dahulu, mengingat anggarapan pencetakkan kita terbatas. Namun akan kita anggarkan lagi pada APBD 2019 mendatang, yang mana akan dipenuhi 50 persennya dari jumlah 220 ribu jiwa penerima,” terang Abdul Rahman.

Menurutnya, sejak di launchingnya KIA di event Batang Expo 2018 tersebut, sudah ada sekitar 3 ribu masyarakat yang mengurus pembuatan KIA untuk anaknya. “Dari mulai dilaunching pada Jum’at kemarin sampai sekarang sudah ada sekitar 3 ribu warga yang sudah kita layani atau kita cetakan KIA. Pada event ini sendiri kita sediakan 5 ribu keping KIA, dan kemungkinan sampai dengan malam penutupan Batang Expo masih akan banyak warga yang mengurus,” jelasnya.

Ditambahkan Abdul Rohman, untuk mengurus pembuatan KIA sangat mudah. Masyarakat hanya perlu membawa foto kopi akte kelahiran anak, kartu keluarga dan foto anak. Proses pembuatannya pun cukup cepat, masyarakat cukup menunggu 5 menit untuk mengurus satu keping KIA.

“KIA tidak perlu diperpanjang, hanya untuk usia 0-5 tahun karena belum dipasang foto pada blangko KIA, maka pada usia 6 tahun harus mengurus lagi dengan melampirkan foto anak terbaru. Selanjutnya, usia 6-17 tahun KIA tidak perlu diperpanjang lagi. Dan nanti apabila si anak sudah berusia diatas 17 tahun harus berganti menggunakan KTP EL dan KIA sendiri akan hangus atau tidak bisa lagi digunakan,” tandasnya. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail | Radar Pekalongan
Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments