Metro Pekalongan

Penerapan Rujukan Online di Wilayah BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan

Rujukan Online

SOSIALISASI – BPJS Kesehatan cabang Pekalongan saat menggelar sosialisasi terkait sistem rujukan online di Pemalang beberapa waktu yang lalu.

PEKALONGAN – Sistem rujukan secara sederhana adalah merupakan kegiatan pelimpahan tugas dan wewenang secara berjenjang dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terhadap Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat II dan tingkat III (FKTRL). Penetapan rujukan diterapkan dengan mekanisme bahwa tidak semua penyakit bisa ditangani oleh fasilitas kesehatan. Maka dari itu perlu adanya pendelegasian penanganan penyakit secara berjenjang antar fasilitas kesehatan.

Sistem rujukan identik dengan hal administratif secara manual, sistem yang diterapkan oleh BPJS Kesehatan sejak jaman sebelum berubah menjadi Badan Hukum Publik, dan tidak sampai dengan saat ini. Tepatnya sejak Agustus 2018, seluruh BPJS Kesehatan di seantero Indonesia dengan semua fasilitas kesehatan yang sudah bekerja sama dengan BPJS, menerapkan Sistem Rujukan berbasis Online.

Sistem Rujukan Online ini, merupakan revolusi dari pengurusan rujukan secara manual menjadi digitalisasi. Tidak bisa dipungkiri bahwa zaman sudah berubah, teknologi sekarang menuju ke era Internet dan Digitalisasi. Konsep rujukan online adalah Simplifikasi dan kemudahan tanpa mengesampingkan akurasi dan kualitas pelayanan kesehatan.

Penerapan Rujukan Online wilayah BPJS Kesehatan KC Pekalongan dilaksanakan melalui beberapa tahapan fase uji coba sistem, yang terdiri dari fase pengenalan (per 15 – 31 Agustus), fase penguncian (1-15 September), dan fase pengaturan (16-30 September 2018), sesuai dengan yang dijadwalkan oleh Kantor Pusat secara nasional. Dengan harapan pemberlakuan fase tersebut menjadi pembelajaran serta adaftasi fasilitas kesehatan dalam menghadapi perubahan tersebut.

BPJS Kesehatan kantor Cabang Pekalongan dengan fasilitas kesehatan (Faskes) yang sudah bekerja sama, telah melakukan fase keduayaitu penguncian (1-15 September 2018). Pada fase ini diharapkan semua FKTP wajib menggunakan aplikasi P-Care untuk merujuk kecuali untuk FKTP yang terkendala akses internet dan Rumah sakit pun hanya menerima rujukan online saja.

Jumlah total secara keseluruhan fasilitas pelayanan kesehatan yang sudah melaksanakan Rujukan Online adalah 246 fasilitas pelayanan kesehatan, terdiri dari semua jenis fasilitas seperti Dokter Keluarga, Klinik, Puskesmas, dan Rumah Sakit. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar untuk tahap kedua ini, walaupun terdapat kendala teknis, satu atau dua, saya harapkan semua dapat berkoordinasi dan dapat diselesaikandengan baik,” ungkap Kepala Cabang Pekalongan, Yessi Kumalasari dalam acara Sosialiasasi Rujukan Online di Pemalang (28/08).

Facebook Comments