Metro Pekalongan

Terlalu, Ponsel Penjual Mi Ayampun Diembat oleh Pemuda Ini

Terlalu, Ponsel Penjual Mi Ayampun Diembat oleh Pemuda Ini

GAGAL NYOLONG – Seorang pria yang kepergok mencuri ponsel berhasil diamankan warga di Tegalrejo, Kelurahan Pringrejo, Pekalongan Barat.
DOK FB

KOTA PEKALONGAN – Seorang residivis MZ (27), warga Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, harus kembali berurusan dengan aparat penegak hukum. Pemuda ini tertangkap usai mencuri sebuah ponsel (HP) milik penjual mi ayam di Jalan Merpati, Tegalrejo, Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Sabtu (29/9) sore.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, melalui Kapolsek Pekalongan Barat Kompol Hanafi Umar, menuturkan peristiwa pencurian itu terjadi pada Sabtu (29/9) sekira pukul 16.30 WIB.

Semula, tersangka bersama seorang teman wanitanya datang ke warung mi ayam milik Supatmi Nur Cahyani (34), di Jalan Merpati RY 04 RW 08 Tegalrejo, Pringrejo, Pekalongan Barat.

Tersangka dan teman wanitanya itu kemudian memesan mi ayam kepada korban. Saat itu tersangka memilih duduk di samping pintu kamar warung mi ayam tersebut. Ternyata dengan posisi tersebut, tersangka melihat ada ponsel merk Samsung tipe J7 Core milik korban yang tengah ditaruh di dalam kamar. Ponsel tersebut langsung diambil tersangka, tanpa disadari si korban.

“Setelah itu tersangka bilang kepada korban agar mie ayam pesanannya supaya dibungkus saja,” ungkap Kapolsek.

Korban sempat curiga dengan tingkah laku tersangka. Kebetulan saat itu mi ayam pesanan tersangka belum matang. Sembari menunggu mi ayam matang, korban menuju ke kamar. Korban kaget karena melihat ponsel miliknya sudah tidak ada.

Menyadari pada saat itu tidak ada orang lain yang dekat dengan tempat ditaruhnya ponsel tersebut, korbanpun langsung menanyakan kepada tersangka, apakah tersangka mengambil ponsel itu.

Ditanya seperti itu, tersangka mengelak kalau telah mengambil ponsel korban. Tersangka malah buru-buru mau pergi dari lokasi, menuju sepeda motornya.

Hal itu malah membuat korban semakin yakin kalau tersangka telah mengambil ponselnya. Korban pun berteriak maling-maling, sambil berusaha mencegah tersangka kabur.

Hal ini segera diketahui beberapa warga setempat. Sejumlah warga pun langsung memegangi sepeda motor yang dibawa tersangka dan teman wanitanya itu. Warga mencegah tersangka dan teman wanitanya itu pergi dari lokasi. Kemudian warga menangkap keduanya. Setelah digeledah, ternyata benar kalau tersangka telah mengambil ponsel milik korban.

“Dia ditanya tidak mau mengaku, malah buru-buru mau pergi. Akhirnya kita cegah dan amankan keduanya,” ungkap salah seorang saksi, Taufik.

Tersangka bersama teman wanitanya selanjutnya diamankan di rumah salah seorang warga setempat. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Pekalongan Barat dan Polres Pekalongan Kota. Aparat kepolisian kemudian membawa tersangka dan teman wanitanya ke Mapolsek Pekalongan Barat untuk dimintai keterangan.

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel Samsung J7 milik korban, serta satu unit sepeda motor matic yang dikendarai tersangka dan teman wanitanya. “Kasus ini masih dalam penyidikan lebih lanjut. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 362 KUHP,” ungkap Kapolsek.

Didapatkan informasi pula bahwa tersangka MZ pernah dipidana karena terlibat dalam kasus penyiraman air keras kepada seorang perempuan pada tahun 2014 silam. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments