Radar Batang

Ratusan Bendera Merah Putih Dikirab hingga 5 Kilometer

Kirab Merah Putih

KIRAB – Ratusan peserta mengikuti acara kirab merah putih dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Ratusan bendera merah putih, Senin (1/10) pagi memenuhi jalanan Kabupaten Batang. Bendera itu sengaja dikibarkan dan diarak anggota Kodim 0736/Batang, Polres Batang, FKPPI, Pemuda pancasila, Banser, dan para pelajar untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Kirab merah putih itu menempuh jarak kurang lebih 5 km dari mulai halaman makam Syeikh Tholabudin Masin dan berakhir di Taman Makam Pahlawan Kadilangu, Batang. Sebelum diberangkatkan, terlebih dulu diadakan pertunjukan seni bela diri pencak silat yang cukup meriah.

Bupati Wihaji yang menghadiri kirab pun mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kirab merah putih sebagai wujud rasa syukur atas jasa para pahlawan revolusi yang telah berjuang menjaga NKRI.”Saya berterimakasih kepada seluruh ormas yang telah mendarmabhaktikan waktunya dalam kegiatan kirab merah putih. Kita sebagai warga negara wajib menjaga keutuhan NKRI serta meneladani para pahlawan,” jelas Wihaji

Dijelaskan juga bahwa zaman akan melahirkan sesuatu yang baru, namun terkadang juga ada ancaman terhadap keutuhan negara, baik yang nampak dan tidak nampak. Seperti teknologi yang juga beperan besar merusak generasi muda dengan hal hal negatif dengan ujaran kebencian terhadap SARA serta penyebaran hoax. “Dengan tidak menyebarkan kebencian, hoax dan jauhi narkoba, sudah sama dengan membela NKRI,” tegas Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Wihaji juga menyampaikan duka yang mendalam atas bencana gempa bumi dan tsunami yang menimpa Palu, Donggala, dan sekitarnya. “Musibah bencana di Palu menjadai duka Kita, maka kita akan bantu menggalang dana untuk memeringankan masyarakat di sana,” ujarnya.

Dandim 0736/Batang, Letkol Kav Henry Rudi Judianto Napitupulu mengatakan, acara kirab merah putih itu digelar untuk menyatukan seluruh komponen masyarakat dan menyatukan umat. Aksi seremonial itu dinilainya perlu dilakukan untuk mengingatkan kembali pentignya Pancasila sebagai falsafah bangsa.

“Generasi muda saat ini banyak digerus dengan arus globalisasi yang begitu derasnya. Karena itu, kirab merah putih ini menjadi momentum berharga untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme dan kebangsaan dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Dandim. (fel)

Facebook Comments