Radar Kajen

Gara-gara Ini Makelar yang Jualan Via Facebook Dibekuk Polisi

Pencuri Motor

DIAMANKAN – Seorang tersangka makelar motor curian saat dimintai keterangan anggota Polsek Kedungwuni. Adapun dalang pencurian kini masih buron.
TRIYONO

KAJEN – Seorang makelar, Aan Setiawan alias Daon (19), menjual motor curian motor ‘Cempe’ atau Honda C70 via facebook. Mendapat informasi itu, polisi langsung menangkap pemuda warga Dukuh Kempit Desa Sokosari, Kecamatan Karanganyar. Hal itu dibenarkan Kasubbag Humas Polres Pekalonga Iptu Akrom.

Diterangkan, penangkapan itu berdasarkan laporan Muhammad Khusni Mubarok (22) di Dukuh Sopaten Desa Karangdowo, Kedungwuni, yang menerangkan motor Honda C70, warna merah, tahun 1979 nomor polisi G-4928-AA hilang dicuri.

Dijelaskan, pencurian terjadi Rabu (25/9). Saat itu pukul 09.00 Wib ia berada di teras rumah tempat korban bekerja di Desa Karangdowo, Kedungwuni. Beberapa saat kemudian, motornya sudah hilang. Korban sempat mencari sepeda motor dengan menanyakan kepada keluarga dan tetangga, namun tidak ada yang mengetahui.

Tiga hari kemudian, Jumat (28/9) sekitar pukul 00.30 Wib, korban kebetulan melihat iklan sebuah postingan pada aplikasi facebook grup ‘Jual beli Velg dan Tromol Pekalongan’ dari akun facebook milik tersangka, Daon.

Di facebook berisi iklan menjual sepeda motor yang mirip dengan sepeda motor milik Korban. Mengetahui hal tersebut korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungwuni.

Setelah menerima laporan, sekitar pukul 10.00 Wib, korban dan petugas berusaha berkomunikasi melalui inbox facebook atau messenger. Tak lama kemudian terjadilah kesepakatan transaksi di SPBU Karanganyar.

Selanjutnya sekitar pukul 11.00 Wib, korban bersama petugas menuju ke tempat kesepakatan untuk bertemu. Setelah bertemu dengan sersangka, korban dan Petugas langsung mengecek nomor rangka dan nomor mesin sepeda motor tersebut.

Setelah dicek ternyata sepeda motor yang ditawarkan tersebut benar milik korban yang sebelumnya hilang. Dari situ, petugas langsung mengamankan tersangka Daon dan memintai keterangan.

Kepada polisi, tersangka mengaku disuruh oleh temannya FR (19) warga Kecamatan Kesesi untuk menjualkan motor. Sementara FR selaku otak pencurian motor kini dalam pencarian.

“Saat ini petugas kepolisian sedang memburu teman tersangka yang sudah diketahui identitasnya. Dan untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya itu tersangka akan dijerat dengan Pasal 480 KUHP yang ancaman hukumannya empat tahun kurungan,” tegas Iptu Akrom. (yon)

Facebook Comments