Radar Kajen

Duh, 27.736 Pemilih Belum Rekam KTP

Pemutakhiran Data

RAKOR – KPU Kabupaten Pekalongan menggelar Rakor Pemutakhiran Data Pemilih yang digelar KPU Kabupaten Pekalongan, kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Daftar pemilih dalam Pemilu 2019 yang belum melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP) di Kabupaten Pekalongan mencapai 27.736 jiwa. Jumlah tersebut berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) setempat, per 1 Oktober 2018.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dindukcapil Kabupaten Pekalongan, Catur Elmiyati, dalam Rakor Pemutakhiran Data Pemilih yang digelar KPU Kabupaten Pekalongan, kemarin.

Catur mengatakan, dari data 14 Agustus 208 lalu, ada 30.267 warga yang belum melakukan perekaman. Sejak tanggal itu, hingga 1 Oktober 208, pihaknya telah melakukan perekaman terhadap 2.531 warga yang belum rekam e-KTP.

“Sehingga, sampai 1 Oktober 2018, jumlah warga yang belum rekam KTP capai 27.736 orang,” sebut Catur.

Upaya jemput bola terus dilakukan Dindukcapil agar target tuntas pada awal Desember 2018. “Kita terus lakukan upaya jemput bola ke sekolah-sekolah untuk para pemilih pemula, ke desa-desa untuk warga yang belum rekam, dan membangun Lapak Adminduk di pusat-pusat keramaian,” kata dia.

Sementara, Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kabupaten Pekalongan, Herminiastuti Lestari mengatakan, pihaknya telah melaksanakan rakor forum pemutakhiran data bersama Bawaslu, Parpol, dan elemen pemerintah.

“Kita bersama membuat forum ini untuk mendiskusikan persoalan daftar pemilih hasil perbaikan,” ujar Hermin.

Salah satunya membahas terkait kesulitan Dindukcapil dalam melakukan perekaman karena keterbatasan alat. “Alat perekaman ada 6 unit, dan satu unitnya di kantor Capil,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga masih melakukan pencermatan terhadap DPTHP terkait perubahan data, seperti pemilih pindah, datang, atau meninggal dunia. “Sekarang, jumlah DPTHP untuk Pemilu 2019 di Kabupaten Pekalongan mencapai 716.765 jiwa,” tandasnya. (yan)

Facebook Comments