Radar Batang

Layani Pembuatan KIA, Stan Disdukcapil Diserbu Warga

Stan Disdukcapil


RAMAI – Stan Disdukcapil Batang Salah satu stan pelayan publik yang ramai di Batang Expo 2018.
NOVIA ROCHMAWATI

BATANG – Batang Expo 2018 tak hanya memamerkan stan produk lokal Batang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Batang Expo juga menggaet OPD terkait untuk melaksanakan layanan publik. Seperti ATR/BPN, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaa, Perizinan, SIM keliling dan lainnya.

Tahun ini, salah satu yang diserbu masyarakat adalah stan pelayanan Disdukcapil, khususnya layanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). Terlebih, KIA di Kabupaten Batang terbilang baru. Selama hari Senin (1/10) kemarin, sudah ada lebih 200 anak yang mendaftarkan diri dan langsung mendapatkan KIA.

“Salah satu pelayanan yang kami berikan di sini adalah layanan pembuatan KIA. Sampai tadi siang sudah banyak peminatnya. Karena KIA ini juga penting untuk anak, dan syarat pembuatannya pun mudah. Orang tua hanya perlu membawa Fotokopi Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran anak,” terang Kepala Disdukcapil Batang, M Abdul Rahman N SH MM, saat diwawancarai Radar Pekalongan, Senin (1/10).

KIA sendiri sangat penting untuk anak-anak, terkhusus bagi yang belum memiliki KTP dan tidak mengenyam pendidikan sekolah atau putus sekolah. Karena selain kartu pelajar, KIA bisa menjadi alternatif identitas anak.

“Jumlah anak-anak di Batang ada saat ini ada sekitar 200 Ribuan anak. Dan untuk tahun ini masih akan kami lakukan bertahap sebanyak 30.000. Paska Batang Expo, nantinya kami lakukan jemput bola ke sekolah-sekolah. Khususnya untuk siswa SMP dan siswa kelas 6 SD. Karena mereka termasuk sasaran utama kami dalam pembuatan KIA, sebagai upaya agar mereka punya identitas sebelum memiliki KTP,” terang Abdul Rahman.

Tak hanya pelayanan KIA, selama 2 Oktober mendatang pihaknya juga melayani pembuatan akta kelahiran dan akta kematian. Sementara untuk jenis dokumen kependudukan lainnya Disdukcapil Batang masih membuka layanan di kantor Disdukcapil dan pelayanan di Kecamatan sesuai jadwal biasa.

“Kami mencoba untuk terus menerus melakukan inovasi. Salah satunya dengan pengurusan dokumen kependudukan online. Meski belum sempurna, kami terus berupaya agar pelayanan kependudukan dapat lebih diakses dan lebih baik,” tandasnya. (nov)

Facebook Comments