Metro Pekalongan

Ibu Rumah Tangga Dilatih Buat Kerajinan dari Sampah

Pelatihan Pengelolaan Sampah

PELATIHAN – Sebanyak 20 ibu rumah tangga di Kelurahan Tirto saat mengikuti pelatihan pengelolaan sampah menjadi barang bernilai ekonomis belum lama ini.
M. AINUL ATHO

KOTA PEKALONGAN – Sebanyak 20 ibu rumah tangga dan anggota PKK Kelurahan Tirto mengikuti pelatihan pengelolaan sampah menjadi barang bernilai ekonomis. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di aula Kantor Kelurahan Tirto tersebut, peserta mendapatkan pelatihan memanfaatkan sampah plastik untuk diubah menjad beberapa barang bernilai seperti tas, dompet, sandal dan barang lainnya.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Alfamart tersebut, aktivis daur ulang sampah, Purwati, didatangkan sebagai narasumber. Para peserta terlebih dulu menerima teori terkait pembuatan barang dengan sampah yang kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan.

Purwati mengatakan, jika jeli melihat peluang maka sampah bungkus kopi maupun bungkus produk lain dapat di sulap dan di fungsikan kembali menjadi barang kerajinan tas yang bermanfaat. “Bekas bungkus kopi tersebut yang sudah tidak terpakai dan biasanya di buang begitu saja, malah bisa menjadi tas cantik. Pengelolaan sampah rumah tangga selain bisa mcnjadikan lingkungan lebih bersih, juga dapat mengurangi volume sampah. Apalagi jika di daur ulang maka akan jadi barang bcrnilai bernilai ekonomis,” paparnya.

Purwati mencontohkan, dompet kecil yang dibuat dari bekas bungkus kopi, bisa dijual Rp20.000. Sementara itu, tas dengan model sederhana bisa dijual Rp80.000. Bahkan, jika ditambah berbagai aksesori lainnya, harganya bisa mencapai Rp150.000 hingga Rp250.000. Apalagi dikatakan Purwati mengatakan, untuk membuat berbagai kerajinan tersebut tidak rumit.

Lurah Tirto, Nur Imaniyah menambahkan, setelah kegiatan ini diharapkan peserta bisa mengembangkannya di lingkungan masing-masing dengan menularkan ilmu yang didapatkannya melalui PKK RT dan RW. Sehingga kedepan rumah tangga di Tirto bisa melakukan pemilahan sampah dan dapat mendaur ulang sampah plastik menjadi barang bernilai ekonomis.

Sementara itu, Area Manager Alfamart Pekalongan Dindin Rosidin mengemukakan, kampanye pengurangan sampah rumah tangga dan pelatihan pemberdayaan masyarakat tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat. ”Kegatan ini juga merupakan upaya Alfamart dalam menumbuhkembangkan jiwa kemandirian dan kewirausahaan melalui pengembangan kemampuan keterampilan bagi masyarakat,” tandasnya. (nul)

Facebook Comments