Metro Pekalongan

Ibu Ketua Dewan Minta IBI Tekan AKI-AKB

Ibu Ketua Dewan Minta IBI Tekan AKI-AKB

PELETAKKAN BATU – Ketua DPRD Kota Pekalongan, Balgis Diab saat meletakkan batu pertama pembangunan gedung sekretariat IBI Kota Pekalongan, Minggu (30/9).
DOK SEKWAN

KOTA PEKALONGAN – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pekalongan, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung sekretariat IBI di Jalan Lestari, Perum Bina Griya, Kelurahan Pringrejo, Minggu (30/9). Peletakan batu pertama, dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPRD Kota Pekalongan, Balgis Diab.

Dengan pembangunan gedung baru tersebut, IBI diharapkan dapat meningkatkan pelayan terpadu khususnya untuk ibu dan anak sehingga dampaknya dapat turut menekan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Kota Pekalongan. “Dengan memiliki gedung sendiri, diharapkan IBI bisa meningkatkan pelayanan terpadu secara menyeluruh khususnya bagi ibu dan anak. Sehingga kedepan dengan pelayanan yang baik maka angka kematian ibu dan bayi di Kota Pekalongan bisa nol,” harap Balgis yang ditemui usai kegiatan.

Balgis juga berharap, dengan memiliki gedung secara mandiri juga bisa meningkatkan motivasi bidan di Kota Pekalongan agar terus memberikan pelayanan yang terbaik. “Dengan adanya gedung ini, maka IBI bisa fokus mengawal kesehatan ibu dan anak secara berkesinambungan dan terpadu,” tambahnya.

Ketua IBI Kota Pekalongan, Zaidah menambahkan, IBI Kota Pekalongan merupakan satu-satunya IBI di wilayah eks Karesidenan Pekalongan yang belum memiliki gedung sekretariat. Sehingga tentu saja dengan terbangunnya gedung tersebut maka motivasi para bidan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat akan meningkat.

“Dengan memiliki gedung mandiri, kami bisa fokus melaksanakan KB maupun tes IVA serentak disini. Semua pelayanan yang berhubungan dengan kesehatan ibu juga dapat difokuskan di kantor IBI sehingga dapat lebih maksimal. Karena dengan ibu sehat maka bisa melahirkan generasi yang sehat,” tutur Zaidah.

Sebelumnya pelayanan KB serentak maupun pemeriksaan IVA dilakukan di puskesmas-puskesmas. Dengan adanya gedung tersebut, maka pembagian tugas akan lebih spesifik dan fokus. “Kami bisa fokus terhadap kesehatan ibu dan anak, puskesmas bisa fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat umum,” tambahnya.

Pembangunan gedung tersebut, dikatakan Zaidah membutuhkan anggaran sebesar Rp750 juta. Dia meminta doa restu kepada masyarakat agar pembangunan gedung dapat segera selesai sehingga IBI bisa segera memberikan pelayanan kepada masyarakat. (nul)

Penulis: M Ainul Atho | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments