Radar Kajen

Siswa SMK Gondang Meninggal Setalah Terlindas Truk

KEDUNGWUNI – Seorang pelajar SMK Gondang, Wonopringgo, Janti, tewas secara mengenaskan terlindas truk yang dikemudikan Miftahudin di Jembatan Pringgodani (dulunya dikenal jembatan Surabayan, red), kemarin sore. Atas kejadian tersebut, polisi mengamankan truk, kendaraan korban, dan sopir truk.

Kasat Lantas Polresz Pekalongan, AKP Boby Kaslan, saat dikonfirmasi membarkan ada kecelakaan di Surabayan. “Ya, ada mas antara kendaraan roda 2 dan truk G 1473 NF,” katanya saat dihubungi, kemarin.

Dijelaskan, saat ini pihaknya sudah melakukan olah TKP dan penyelidikan atas laka tersebut. “Setelah mendapat laporan dari masyarakat ada kecelakaan, kami langsung tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi,” terangnya seraya menjelaskan saat ini pihaknya mengamankan beberapa barang bukti yakni, truk dan kendaraan roda dua yang dipakai korban.

Terkait kronologi, kasat pun menjelaskan sudah memeriksa saksi yang melihat kejadian itu. “Dari pemeriksaan saksi, untuk sementara kita menduga untuk tersangka malah menggunakan roda 2,” jelasnya.

Diceritakan, peristiwa itu terjadi ketika korban pulang dari sekolahnya di SMk Gondang. Beberapa saat kemudian saat tiba di lokasi, diduga korban yang mengendarai roda dua berusaha menyalip truk yang ada di depannya. Namun entah karena apa, korban yang mengendarai motor tiba-tiba oleng. Karena tak bisa menjaga keseimbangan, korban pun terjatuh di sebelah kiri. Pada saat bersamaan, truk yang dikemudiakan Miftahudin terus melaju. Akhirnya, korban terlindas ban belakang truk hingga tewas seketika.

Melihat itu, sopir truk berhenti. Sementara warga sekitar dan yang beberapa orang melintas di lokasi kejadian mendekati lokasi kejadian.

Hal senada diungkapkan warga sekitar, Lukman. Kata dia, saat itu dirinya tengah melintas henda ke Buaran. “Saya lihat ada kerumunan. Pikir saya pasti ada kecelakaan. Dan ternyata benar, ada korban meninggal yang sudag ditutupi dengan kertas,” terangnya.

Tak lama setelah kejadian, polisi yang mendapat informasi tiba di lokasi. “Tak lama setelah kejadian, polisj datang untuk mengevakuasi jenasah dan barang bukti,” terangnya.

Di tanya tentang kondisi di jembatan Pringgodani, Lukman menjelaskan, akibat kecelakaan itu terjadi kemacetan hingga beberapa kilo meter. “Pokoknya ramai pak,” terangnya. (wid)

Facebook Comments