Radar Kajen

Busyet, 176 Kantong Raskin Digondol Pencuri

Busyet, 176 Kantong Raskin Digondil Pencuri

LOKASI – Kapolsek Kajen, AKP Agus Sulis saat mengecek lokasi kejadian pencurian Raskin di Balaidesa Kalijoyo, kemarin.
TRIYONO

KAJEN – Kawanan pencuri beras sejahtera (Rastra) merajala lela. Setelah sebelumnya sukses membobol dua balai desa, kali ini kawanan pencuri berhasil membobol Balai Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen, Kamis (27/9). Sebanyak 176 kantong beras yang dahulu dikenal Raskin dengan berat masing masing 10kg digasak.

Data yang dihimpun, peristiwa itu terjadi tanggal 26 september 2018 sekira pukul 16.00 wib. Rastra dikirim dari Gudang Beras Bondansari Wiradesa ke Balai Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen. Rastra sebanyak 176 kantong dengan isi 10 kg tersebut diangkut menggunakan truk betnopol G 1386 JD dikemudikan Tjasmudi.

Di balai desa, pengiriman diserahterimakan kepada perangkat, Abdul Rokib (63) yang selanjutnya beras ditumpuk di aula Balai Desa Kalijoyo Kecamatan Kajen, tepatnya di bagian depan sebelah kanan pintu masuk balaidesa. Setelah selesai menurunkan dan menata beras, perangkat pulang ke rumah, tanpa mengunci pintu depan balaidesa.

Beberapa saksi menerangkan bahwa sekira pukul 23.30 wib, warga yang melewati depan balaidesa masih melihat beras tersebut berada di aula balaidesa.

Akantetapi sekira pukul 04.15 wib, tumpukan karung Rastra sudah tidak ada di aula balaidesa. Abdul Rokib yang bertugas membersihkan balaidesa, sekira pukul 08.00 wib pun tak melihat tumpukan beras Rastra.

Kejadian itu kemudian diberitahukan kepada Kepala Desa Kalijoyo. Mendapat kabar tersebut, kades bersama perangkat yang lain langsung ke lokasi. Mereka mengecek lokasi. Dari pemeriksaan, didapati pintu masuk samping sebelah barat Balai Desa Kalijoyo sudah dalam keadaan rusak bekas dicongkel. Selain itu jendela juga dalam keadaan terbuka.

Akhirnya kejadian itu dilaporkan ke Mapolsek Kajen. Polisi yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi guna memintai sejumlah keterangan saksi dan melakukan olah TKP.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom ketika dikonfirmasi membenarkan. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan diperkirakan pelaku masuk melewati pintu samping. Atas kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 5.000.000.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan anggota Polsek Kajen,” terangnya.

Diakui, pencurian raskin terjadi untuk kesekian kalinya di wilayah hukum Polres Pekalongan. Untuk itu ia mengimbau kepada pemerintah desa apabila menerima raskin agar segera didistribusikan sehingga tidak terjadi hal serupa. (yon)

Penulis: Triyono

Facebook Comments