Metro Pekalongan

Supaya Punya Kesibukan, 35 Eks Narapidana dapat Bantuan Kambing

Supaya Punya Kesibukan, 35 Eks Narapidana dapat Bantuan Kambing

MENERIMA – Warga eks narapidana di Kecamatan Buaran menerima bantuan satu ekor kambing dari Dinas Sosial Jawa Tengah, Kamis (27/9).
FAKHRUN NISA

BUARAN – Sebanyak 35 eks narapidana di Kecamatan Buaran mendapat bantuan sosial berupa kambing dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan dan dilaksanakan di Kantor Kecamatan Buaran pada Kamis (27/9). Setiap eks narapidana mendapatkan satu ekor kambing sebagai bantuan sosial.

Kasi Rehsos Tuna Sosial dan KPO, Tatik Miarti menuturkan, bantuan sosial yang diberikan kepada para eks narapidana ini merupakan wujud perhatian dari pemerintah Jawa Tengah terhadap masyarakat dengan penyandang masalah kesejahteraan sosial.

“Ini merupakan suatu perhatian yang luar biasa dari Bapak Gurbernur kepada masyarakat Jawa Tengah, terutama pada penyandang masalah kesejahteraan sosial yang memang jumlahnya cukup tinggi. Beliau sangat intens memperhatikan masyarakat yang kurang mampu, salah satunya adalah kegiatan pelayanan kepada eks narapidana,” ujarnya kepada Radar, Kamis (27/9).

Dijelaskan, sebelum diberikan bantuan sosial kepada para eks narapidana, terlebih dahulu Dinas Sosial melaksanakan seleksi, verifikasi, dan bimbingan sosial. Tindak lanjut dari rangkaian kegiatan tersebut adalah pemberian bantuan sosial secara langsung kepada masyarakat.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kasi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas dan Tuna Sosial, Slamet Sutikno. Disebutkan, eks narapidana yang menerima bantuan sosial kambing ini merupakan warga binaan dari Lembaga Permasyarakatan yang berusia di bawah 50 tahun dan berasal dari keluarga miskin.

Melalui bantuan sosial ini, ia berharap para eks narapidana akan mempunyai kesibukan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka lebih diterima oleh masyarakat.

“Harapan kami, dengan bantuan sosial sebagai stimulan ini para eks narapidana dapat diterima oleh masyarakat. Mereka mempunyai kegiatan dan kesibukan, serta bantuan ini memancing mereka untuk lebih bekerja dengan giat dengan cara yang halal dari pada berbuat yang melawan hukum lagi,” tandasnya. (run)

Penulis: Fakhrun Nisa

Facebook Comments