Nasional

Korban Meninggal Tsunami Terdata 118 Jiwa, Belum Termasuk Korban Reruntuhan

Sejumlah korban meninggal akibat terjangan tsunami di Palu. (Fajar online)

PALU – Jumlah korban jiwa terus berjatuhan usai gempa yang disusul tsunami menghantam Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).

Hingga Sabtu (29/9) pukul 10.45 WIB, jumlah korban jiwa belum bisa dipastikan. Namun, laporan dari Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Palu menyatakan, jumlah korban tsunami hingga saat ini berjumlah 118 jiwa.

Jumlah tersebut belum termasuk korban yang tertimpa reruntuhan bangunan pasca gempa.

“Jumlah korban tsunami saat ini mencapai 118 jiwa, belum termasuk yang tertimbun bangunan,” kata Syahrul, Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan, seperti dikutip dari laman fajar online, Sabtu (29/9).

Syahrul sejak semalam mendapatkan laporan realtime dari tim relawan di Palu. Sementara itu, sejumlah pihak juga sudah menyiagakan relawan untuk terjun ke lokasi.

Selain ACT juga ada dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Mereka memberangkatkan tim relawan. Tim yang diberangkatkan yakni, MDMC Toli-Toli, MDMC Sulawesi Tengah, MDMC Gorontalo, RS Muhammadiyah Lamongan, RS Muhammadiyah Siti Khadijah Makassar, serta tim asistensi MDMC PP Muhammadiyah.

Menurut Indrayanto, Koordinator Tanggap Darurat MDMC PP Muhammadiyah, untuk saat ini barang-barang yang dibutuhkan oleh korban gempa antara lain, makanan, air bersih, fasilitas kesehatan, hunian sementara, selimut, serta makanan bayi dan anak.

Selain itu, Indra juga menyampaikan bahwa MDMC telah membuka Pos Koordinasi (Poskor) di kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulteng. (fajar online)

Facebook Comments