Radar Kajen

Pekalongan Juga Ikut Pasok Listrik ke PLN

Wisata Lolong

KUNJUNGAN – Dinas ESDM dan Pansus DPRD Provinsi Jawa Tengah bersama Bupati Pekalongan, berkunjung ke Desa Wisata Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Kamis (27/9).
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Kabupaten Pekalongan memiliki kekayaan Kekayaan Sumber Daya Air (SDA) yang mampu memasok energi listrik PLN. Pasokan itu melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), di Kecamatan Lebakbarang, yang dikelola PT Riski Ilahi dengan kapasitas 7 mega.

Terhadap kekayaan SDA di Kota Santri tersebut, pihak Dinas ESDM dan Pansus DPRD Provinsi Jawa Tengah, melakukan kunjungan di kawasan PLTMH. Rombongan melihat langsung aliran air di Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kamis sore kemarin (27/9).

Kabid Ketenagalistrikan ESDM Provinsi Jateng, Imam Nugraha dalam kesempatan melihat aliran listrik di Lolong, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) saat ini sedang menyusun Rencana Umum Energi Daerah (Reud).

“Kami mengambil sampling Kabupaten Pekalongan, sebagai daerah dengan kekayaan sumber daya air, dan sekarang ini sudah menjadi pemasok listrik PLN, melalui PLTMH di Kecamatan Lebakbarang. Potensi energi terbarukan di Kabupaten Pekalongan ini berlimpah,” terang Imam.

Dijelaskan, PLTMH Lebakbarang sekarang ini sudah on great dengan PLN, sehingga menjadi acuan untuk pembuatan Raperda Rued tersebut. “Ada peranan masyarakat dan swasta untuk mengambil peran mencapai listrik dari energi terbarukan,” tandas Imam.

Menurutnya PLTMH Lebakbarang sudah menyambung ke jaringan PLN, dan jaringan listri Jateng, terintegrasi dengan Jawa Madura dan Bali. “Bagian ini bisa kemana-mana, sehingga memang dilakukan pembahasan di Pekalongan,” ungkap dia.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menambahkan bahwa, Kota Santri kaya SDA, ada tiga titik PLTMH, satu titik di Lebakbarang sudah selesai, sedangkan dua titik lainnya ada di daerah Kandangserang, dan sedang digarap.

“Titik potensial PLTMH ada di Kabupaten Pekalongan karena kita kaya SDA, satu sudah selesai di buat, dan dua titik masih dikerjakan. Sehingga ini merupakan energi terbarukan ramah lingkungan, serta memiliki andil penambahan pasokan energi listrik ke PLN,” ujar Bupati Asip Kholbihi. (yan)

Facebook Comments