Radar Kendal

Catat Ini, Struktural dan Fungsional Jangan Dibedakan

Pejabat Fungsional

DILANTIK – Sebanyak 71 pejabat fungsional di Kabupaten Kendal, dilantik dan daimbil sumpahnya oleh Sekda Kendal Moh Toha di Pendopo Pemkab, kemarin.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Sebanyak 71 pejabat fungsional di Kabupaten Kendal dilantik di Pendopo Pemkab, kemarin. Pemkab mengingatkan jajarannya untuk tidak lagi membedakan status jabatan struktural dengan fungsional, karena masing-masing memiliki tupoksinya sendiri yang sama-sama penting.

Mereka yang dilantik adalah 7 pejabat fungsional dari inspektorat, dan 63 pejabat fungsional terdiri dari unsur guru SD dan SMP serta perawat kategori trampil sebanyak 1 orang. Pelantikan dilakukan oleh Sekda Kendal, Moh Toha, yang mewakili Bupati Kendal Mirna Annisa.

Dalam sambutannya, Toha meminta pejabat fungsional yang telah dilantik nantinya mampu memecahkan berbagai persoalan yang ada dan mampu mengaplikasikan visi misi Pemkab Kendal kepada masyarakat, sehingga program dan kegiatan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik. Tak kalah penting, mereka mampu menyesuaikan diri pada tempat barunya bertugas.

“Kita bersama-sama menginginkan kemajuan bagi Kabupaten Kendal. Harapannya, dengan adanya pelantikan ini, kita bersama-sama bergerak lebih cepat untuk mewujudkan berbagai program yang ada,” katanya.

Dikatakan Toha, dengan potensi yang ada dari pejabat fungsional, maka diharapkan mampu membawa perubahan yang positif dalam pelaksanaan pemerintahan di segala bidang. Sekda juga meminta pejabat fungsional yang dilantik agar segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tugas pokok dan fungsi ditempat yang baru. “Yakni dengan berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,”ungkapnya.

Sekda meminta untuk mengedepankan kepentingan negara dari pada kepentingan pribadi atau golongan, pejabat fungsional dapat membangun kerjasama dan koordinasi yang baik dengan sesama, serta menghilangkan ego sektoral dalam melaksanakan tugas secara integral, paripurna, dan komprehensip. Dengan pelantikan ini, diharapkan dapat terwujudnya kinerja pemerintah Kabupaten Kendal yang lebih baik dan lebih maju khususnya pendidikan. “Serta berbagai kegiatan pembangunan daerah benar-benar dapat berjalan secara optimal,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kendal, Agus Dwi Lestari, mengatakan bahwa pengembangan jabatan fungsional adalah amanat dari PP No 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Tujuannya adalah peningkatan produktivitas kerja PNS, peningkatan produktivitas unit kerja, dan peningkatan karir PNS serta peningkatan profesionalisme. Sehingga antara jabatan struktural dan jabatan fungsional sudah tidak ada yang lebih baik atau lebih keren. “Yang ada adalah semuanya mempunyai tugas dan fungsi berdasarkan kewenangan masing-masing,” katanya. (nur)

Facebook Comments