Radar Kajen

Bupati Asip Kirim Empat ASN ke Belanda untuk Belajar

Asip Kirim ASN ke Belanda

PAMITAN – Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pekalongan yang akan mengikuti Workshop On Water Management di Rotterdam Belanda, berpamitan dengan Bupati Pekalongan, Rabu kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN

Berbagai upaya dilakukan Pemda Kabupaten Pekalongan meningkatkan pembangunan daerah, termasuk soal penanggulangan rob. Salah satunya mengirim ASN untuk mengikuti workshop management pengelolaan air. Seperti apa? M HADIYAN, Kajen

Kualitas sumber daya manusia merupakan faktor penting bagi sebuah organisasi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk mencapai tujuan. Besarnya anggaran yang tersedia, mutakhirnya peralatan dan tekhnologi, semuanya tidak akan berarti apa-apa tanpa sumber daya manusia yang kredibel untuk menjalankannya.

Pun demikian dengan Pemerintah Kabupaten, sebagai sebuah organisasi Pemerintah Daerah sangat membutuhkan kualitas sumber daya aparaturnya dalam rangka menjalankan tugas dan fungsinya di bidang pembangunan, pemerintahan dan pelayanan masarakat.

Bertitik tolak dari dasar pemikiran tersebut, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi telah membuat kebijakan dan langkah-langkah strategis dalam upaya mendorong Aparatur Sipil Negara Kabupaten Pekalongan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

Pemerintah Kabupaten Pekalongan memberi kesempatan kepada seluruh aparatur yang memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya baik lewat tugas/ijin belajar, diklat dan kursus, study banding dan sebagainya bahkan kalau perlu sampai ke manca negara.

Menurut Bupati Asip Kholbihi saat menerima audiensi sekaligus pamitan empat Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pekalongan yang akan mengikuti Workshop On Water Management di Rotterdam Belanda. Keempat ASN tersebut merupakan tenaga tekhnis di bidangnya, yaitu Chaerun dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Budhi Antoyo dari DPU Taru, Yudhi Himawan dan Ismail dari Bappeda.

Di samping mengikuti Workshop tentang Managemen Air di Universitas Rotterdam mereka akan berkunjung dan praktek langsung di Dewan Air Belanda (Hoogheemraadschap Van Schieland en de Krimpenerwaard/ HHSK).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Asip berpesan kepada keempat ASN itu untuk memanfaatkan dan mengikuti seluruh rangkaian workshop dengan serius dan penuh tanggung jawab sehingga proses transformasi pengetahuan dapat berjalan dengan maksimal dan dapat diimplemntasikan di Kabupaten Pekalongan. Lebih lanjut Bupati menyampaikan arti penting dari pengiriman team tekhnis Kabupaten Pekalongan ke Belanda ini.

“Yang pertama adalah sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya Aparatur Kabupaten Pekalongan untuk mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Pekalongan. Kedua, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang telah ditandatangani bersama antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan beberapa lembaga di Belanda termasuk Universitas Rotterdam dan HHSK,” jelas Asip Kholbihi.

Salah satu hasil dari kerja sama tersebut yaitu pembangunan tanggul dan pendampingan tekhnis dalam rangka mengatasi Rob di wilayah utara Kabupaten Pekalongan. Dengan demikian pengiriman team tekhnis ini sekaligus merupakan bentuk dari proses pembangunan yang suistanable atau berkelanjutan di Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, ini selaras dengan yang diamanatkan dalam SDGs (Suistanable Development Goals).

Dalam kesempatan asudiensi tersebut, Bupati Asip Kholbihi di dampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi. (yan)

Facebook Comments