Radar Batang

Duh, Harga Ayam Potong Anjlok

Duh, Harga Ayam Potong Anjlok

LESU – Penjualan ayam potong di pasar tradisional Plelen, Gringsing, dinilai lesu oleh pedagang. Sementara harganya justru anjlok.
M DHIA THUFAIL

*Diduga Karena Melimpahnya Pasokan

BATANG – Anjloknya harga komoditas ayam potong di pasaran ternyata tak sekadar isu. Kondisi itu mulai terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Batang dengan penurunan harga lebih dari 50 % dari biasanya.

Penurunan harga diduga disebabkan banyaknya pasokan, namum sebaliknya kondisi pasar justru tengah lesu. Seperti terpantau di pasar tradisional Plelen, Kecamatan Gringsing.

Kondisi pasar tidak seperti biasanya, khususnya masyarakat dalam belanja kebutuhan daging ayam potong. Diungkapkan Nasoha, satu di antara masyarakat yang sedang belanja daging ayam potong di pasar tradisional Plelen, dia mengaku senang lantaran harga daging ayam potong saat ini tidak seperti biasanya.

“Harga daging ayam potong saat ini berkisar Rp 28 ribu per kilogramnya. Harga tersebut berbeda dengan harga sebelumnya, yakni Rp 49 ribu per kilogramnya,” terang Nasoha.

Berbeda dengan konsumen, para pedagang justru bersedih lantaran saat ini dagangannya tidak cepat habis. Hal itu menyebabkan harganya anjlok dan berdampak pada sepinya pasar.

“Harga daging ayam potong sebelumnya berada di kisaram Rp 39 sampai Rp 40 ribu per kilogramnya. Namum saat ini turun drastis di kisaran Rp28-29 ribu per kilogramnya. Pasokan daging ayam potong sendiri melimpah,” ungkap Anis, satu diantara pedagang daging ayam potong.

Perlu diketahui, sudah menjadi hukum di saat harga daging ayam melambung tinggi, masyarakat dalam hal ini konsumen tentunya menjerit. Namun saat harga turun seperti sekarang ini, para peternak khususnya yang mengeluh, lantaran biaya produksi dengan harga jual tidak sebanding mengingat harga pakan ternak masih mahal. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail

Facebook Comments