Radar Kajen

Pohon Besar Tumbang, Akses Petung Sempat Tertutup

Pohon Besar Tumbang

TUMBANG – Pohon besar tumbang dan menutup akses jalan utama Petungkriyono, di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, sore kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Meski masih musim kemarau, namun intensitas hujan di dataran tinggi Kota Santri sudah mulai meningkat. Sehingga, pasca kemarau panjang, membuat konstur tanah berpotensi tinggi untuk longsor.

Seperti kejadian tumbangnya pohon besar di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, sore kemarin (27/9). Akibatnya, batang pohon yang tumbang itu menutup akses jalan hingga mengakibatkan kemacetan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko mengatakan, pohon besar itu tumbang dan melintang ke ruas jalan. Sehingga sempat menutup akses kendaraan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Kejadian sekitar pukul 3 sore, sebuah pohon tua besar tumbang ke jalan. Akses sempat tertutup,” kata Bambang, kemarin.

Setelah mendengar kejadian tersebut, pihaknya langsung koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk segera melakukan evakuasi terhadap batang pohon tumbang itu. “Warga setempat dikerahkan untuk gotong royong menyingkirkan pohon dari jalan. Dengan bantuan gergaji mesin milik warga, akhirnya jalan bisa kembali dilalui setelah satu jam pasca kejadian,” jelas dia.

Mengingat mulai ada hujan di dataran tinggi, BPBD mengimbau ke warga untuk senantiasa waspada terhadap bahaya longsor. Sebab, pasca kemarau panjang, membuat rekahan-rekahan tanah semakin banyak. Kondisi ini berpotensi longsor apabila terjadi hujan.

“Rekahan-rekahan ini apabila kemasukan air, akan memberatkan konstur tanah, sehingga mudah longsor. Maka dari itu, kami meminta warga untuk antisipasi menutup rekahan tanah dengan tanah liat untuk mencegah terjadinya longsor,” terangnya.

Disebutkan, beberapa daerah yang rawan longsor di Kabupaten Pekalongan, di antaranya di dataran tinggi Petungkriyono, Lebakbarang, Kandangserang, Doro, Paninggaran, Talun, sebagian Kecamatan Kajen, dan sebagian Kecamatan Kesesi.

“Warga yang melintas di dataran tinggi, terutama di antara bukit yang terdapat pohon berdiri miring, diharapkan hati-hati. Terlebih saat hujan turun,” tandasnya. (yan)

Facebook Comments